Wednesday, 2 November 2011

Bulan Di Atas Mentari Episode 6


Ceritanya semakin seru saja.Hem sekarang sudah memasuki episode ke 6.Bulan masih terus menyamar sebagai Tari,sementara Guntur malah semakin mendekati Bulan.Aduh-aduh sejauh ini aku masih sangat menikmati jalan cerita dan kekonyolan Bulan,memang benar-benar polos.Pantas saja kalau Guntur sering memanggil Bulan dengan sebutan Katrok.

Ibu Bulan,masih saja menjadi-jadi.Dia (Puji) masih mencari cara agar Bulan bisa pergi dari rumah.Padahal kemarin Bulan sudah sempat kabur,tapi Tari menyuruhnya kembali lagi.Mama Tari juga getol menginginkan Bulan keluar dari rumah.

Antara Guntur dan Tari (asli) sepertinya hubungan mereka nggak bagus.Itu karena awal pertemuan pertama mereka yang kurang menyenangkan.Bulan memergoki Bintang bekerja dibengkel.Jadi selama ini Bintang bohong sama Tari dan mengaku sebagai anak orang kaya.Akhirnya Bulan dan Tari pergi ke bengkel tempat Bintang bekerja.Tari sudah marah-marah pada Bintang.Tapi bos Bintang datang dan berbohong kalau Bengkel itu adalah milik Bintang.Kali ini Bintang terselamatkan atas kebohongannya.

Yang paling aku suka dari episode ini adalah ketika Bulan datang pagi-pagi ke halaman belakang rumah Guntur untuk memberikan parsel sayur,benar-benar unik.Sebelumnya,Guntur telah memberikan parsel buah dan bunga mawar pada Bulan,eh malah dibalas dengan parsel sayur.

Guntur dan Bintang mulai bermasalah.Mungkin pertengkaran mereka akan berlanjut entah sampai kapan.
Yah sinetron ini menimbulkan banyak spekulasi dalam otakku.Kenapa ibu Bulan nggak suka Bulan dan selalu jahat?Mungkinkah Bulan bukan anak kandungnya?Kalau tanya pak Tono satpam gimana?hehe.Kalau Guntur tahu kebohongan Bulan,masihkah dia bisa tersenyum geli atas kelakuan Bulan?Bagaimana nasib Bintang jika Tari mengetahui yang sebenarnya?

Kalau dijawab sekarang,sinetronnya tamat dong,xixixi.Yah ditunggu saja lanjutan ceritanya.Satu hal yang terpenting bagiku,cerita jangan dibuat muter-muter.Nanti bikin jemu.Sukses deh buat Bulan di atas Mentari.

0 komentar:

Post a Comment

Mana jejak tulisanmu?