Wednesday, 25 January 2012

Aku Mencintaimu Dengan Sederhana

Aku Mencintaimu Dengan Sederhana

Cinta sederhana
Seperti kata yang tak pernah dijabarkan oleh para pujangga
Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti ombak pada lautan yang menggulungnya entah kemana
Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti udara pada manusia yang menjadikannya hidup
Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti O2 yang masuk ke hidung hingga par-paru menjadikannya bernafas
Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti datangnya pelangi setelah air mata langit
Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti darah dan jantung yang menjadikannya berdetak
Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti hubungan Hidrogen dan Oksigen yang menjadikannya air
Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti bintang pada langit gelap yang menjadikannya terang diangkasa
Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti kata yang tak sempat diucapkan api pada kayu hingga menjadikannya abu
Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti angin pada hujan yang menjadikannya tiada
Aku mencintaimu dengan sederhana
Saking sederhananya
Aku tak punya apa-apa
Miskin yah aku?
Aku mencintaimu dengan sederhana
Karena hanya setitik cinta yang ku punya
Satu titik yang menjadikan segalanya
Pada-Nya ku titipkan setitik asa cinta
Setitik itu untukmu
Kekasih Dunia Akhiratku
(Jiah Al Jafara - 2012)
Tulisan ini diikutsertakan pada 'Ungkapan Anti Biasa, Ungkapan dengan HTML'
Note : Galau, Aku Mencintaimu Dengan Sederhana milik Sapardi Djoko Damono apa Kahlil Gibran??? Tapi yang ini jelas milikku :-D

61 comments:

  1. aku mencintaimu dengan sederhana, sesederhana komentar yang kusampaikan untukmu.. :p

    ReplyDelete
  2. Walau sederhana tapi terasa luaaar biasa ;)

    ReplyDelete
  3. aku hanya dapat mencintaimu dengan sederhana, tapi kau memberi balas ungkapan yang luar biasa, ah... laik dis ^_^

    ReplyDelete
  4. padahal cinta itu ga pernah bisa sederhana...
    hayoo gimana..?

    ReplyDelete
  5. Puisi diterima, Stempel tanda keikutsertaan berupa JoSang (Joget Pisang) juga sudah dipasang.
    Tinggal nunggu saat keberuntungan.
    Terima kasih atas partisipasinya dan Salam Saya buat orang tersayang

    ReplyDelete
  6. agak panjang.., tp emank sharus cinta i2 sederhana..gk muluk & gk bnyk maux :)

    ReplyDelete
  7. bukan main, puitis juga,
    aku suka orang yang puitis, bisa bkin hati ademmm

    hehehe

    ReplyDelete
  8. your post is nice.. :)
    keep share yaa, ^^
    di tunggu postingan-postingan yang lainnya..

    jangan lupa juga kunjungi website dunia bola kami..
    terima kasih.. :)

    ReplyDelete
  9. karena cinta itu sederhana dan istimewa. . .

    ReplyDelete
  10. membacanya...
    bikin hatiku deg deg serr.. gitu...
    hahay... :p :D

    ReplyDelete
  11. ada poin diatas yang bikin aku ketawa sendiri
    "Aku mencintaimu dengan sederhana
    Saking sederhananya
    Aku tak punya apa-apa
    Miskin yah aku?"

    hehee...

    ReplyDelete
  12. aq juga ingin dapat cinta yang sederhana aja, yang mau mencintai ku apa adanya, bukan ada apanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener tuh~
      cinta apa adanya bukan ada apanya :-)

      Delete
  13. kayak puisinya penyair siapa gitu. spt pernah baca tapi gak sama persis sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. lha itu dibawahnya saya sudah kasih note :-D

      Delete
  14. cie.... jia mengeluarkan jurus melankolisnya..... sukses untuk GAnya

    ReplyDelete
  15. wow,,,,,,,,puisi nya keren,,,,,

    ReplyDelete
  16. sederhana...tapi..dalem,
    *halah*

    ReplyDelete
  17. Blog yang sangat cantik.Berkunjung menjalin persahabatan. Salam kenal semuanya.

    ReplyDelete
  18. ini mah tidak sederhana, tapi kereeeen euy!! sukses ya de'

    ReplyDelete
  19. Karena kesederhaan cintamu inilah saya semakin mencintaimu,(hehe ga nyambung dot com).
    Nice share,maksih ya,selamat pagi,selamat beraktifitas and tentunya happy blogging.

    ReplyDelete
    Replies
    1. jiakakakka~
      siapa itu???
      pagiiiii~
      happy blogging too

      Delete
  20. sederhana menurut jiah, istimewa menurut saya "puisinya", empat jempol untuk kamu jiah ^_^

    salute!

    ReplyDelete
  21. Selamat pagi ibu...., ada yang spesial dariku untuk ibu, ditunggu kedatangannya untuk mengambil Award The Seven Shadow ya.....

    ReplyDelete
  22. Saleum,
    Dan.. akupun membacanya dengan sederhana yang aku punya. sipp deh puisinya.

    ReplyDelete
  23. pas baca judulnya langsung ingat sapardi joko damono..ini terinspirasi dari lirik itu ya?? saya juga suka dengan lagunya..oia, kalo menang, masukkan dalam cerpenmu, pasti jadi bagus lho...

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh~
      brarti itu punya Sapardi?? bkn kahlil G??
      aminnn~ insya Allah mb' :-D

      Delete
  24. wah ini buat aku ya Jiah makasih #ngaco :Pbagus Jiah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. jiakakakka~ asep ngareppp :-D
      makasih yah ^^

      Delete
  25. wuih puitis banget,, kerennnnnnn

    ReplyDelete
  26. aku suka latarnya itu... setelah gue block bagian itunya, kayaknya itu bukan aplodan yah? gimana caranya tuh bikinnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. latar blakang???
      pakai posting HTML, diatur biar ada backgroundnya

      Delete
  27. kaya puisinya sapardi djoko darmono ya .. hehe

    mimin baru berkunjung kesini nih, lumayan berat juga buka blognya . hehe ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheheh~
      dibawahnya kan udah ada notenya ^^
      salam blogger :-D

      Delete
  28. Jago bikin puisi tho...
    Puisinya siapa ya tadi juga mencintai dengan sederhana, tapi isinya jauh beda. Ikutan lomba Pak Mars juga dia, tapi lali... hihihihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya kan manuasia mb' Una.. bkn jago :p

      Delete

Mana jejak tulisanmu?