Tuesday, 4 December 2012

PostCardFiction : Dear Suamiku


Dear Suamiku

Hari ini, tepat 5 tahun pernikahan kita. Apa kabarmu disana? Semua baik-baik sajakan? Aku dan Aldo baik-baik saja disini. Dia tumbuh menjadi anak yang manis dan tampan sepertimu. Sekarang Aldo juga sudah mulai masuk sekolah.

Apakah kamu ingat dulu, saat aku begitu marah padamu? Aku tidak bisa berfikir saat itu. Aku melihatmu bersama gadis lain didepan mataku. Aku berlari pulang ke rumah, menangis sendiri. Kenapa kamu tega memperlakukanku seperti itu?

Aku marah, ingin rasanya aku memutuskan hubungan kita. Aku mengambil foto kita, menyobek dan membuangnya ke jendela. Ternyata kamu sudah berdiri tepat dibawah jendela kamarku. HPku berbunyi,  panggilan darimu. Aku malas sekali mengangkatnya, tapi aku juga butuh kejelasan darimu.

Aku mengangkatnya. Kamu berusaha menjelaskan semua. Yang kau lakukan kemarin hanya sebuah akting untuk membuatku marah besar. Aku melihatmu dari jendela, tersenyum menyadari betapa bodohnya aku. Dibawah sana kamu telah mempersiapkan semuanya. Lamaran yang indah untukku.

Akhirnya, kita menikah. Aku bahagia bersamamu, dengan segala kekurangan dan kelebihanmu. Rasanya benar-benar bahagia bisa bersama dengan orang yang kita cintai.

Suamiku, terimakasih karena telah menjadi suami yang amat sabar sepanjang hidupmu. Terimakasih karena selalu bersabar saat aku mengandung Aldo dan kamu yang selalu menguatkanku saat kelahiran Aldo. Aldo lahir dengan selamat, dan kita pun bisa menyunggingkan senyum dengan tenang. Semua keresahan dan kegundahan hilang sudah setelah mendengar tangis Aldo, anak kita.

Suamiku, terimakasih atas segalanya. Aku mencintaimu, walau apapun yang terjadi. Aku akan tetap menjadi wanita yang kuat seperti apa yang selalu kamu bisikkan setiap aku hendak tidur. Aku akan menceritakan siapa dirimu pada Aldo. Dia harus tahu dan berhak tahu.

Suamiku, aku mau menjemput Aldo. Kamu baik-baik disana. Oh iya, kali ini aku tak akan lagi mengirimkan suratku kepada pak pos. Aku kasihan dengan beliau yang pusing mencari alamat surga.

Ku tulis dengan penuh cinta

Istrimu
Alya :luph

5 comments:

  1. makin gape aja ni si eneng..daya imajinasinya kereeen :D

    ReplyDelete
  2. mbok aq diajari bikin FF nduk.... :D

    ReplyDelete
  3. wahhh...gudlak ngontesnya ya Jiah, aku pgn ikutan jg ah nanti hihihihi

    ReplyDelete

Mana jejak tulisanmu?