Thursday, 20 December 2012

Short Girl

Pernah dibully gara-gara badanmu yang terlalu imut? Aku, pernah :uhuk . Sebenarnya aku juga kurang tahu, apakah dia niat ngebully atau just kidding. Pastinya aku sangat ngga nyaman, saat dia mendiskripsikanku sebagai short girl. Aku tahu itu memang kenyataan, tapi ngga usah bilang seperti itu di depan umum, didepanku karena kamu gadis yang cantik dan tinggi.

Badan kurang tinggi, apakah itu sebuah masalah? Dulu aku pikir itu merupakan sedikit problem. Jaman MAN, aku sudah berusaha menggiatkan diri agar tinggi badanku bertambah, walau hanya satu senti :uhuk . Hasilnya? Alhamdulillah bertambah, meski ngga setinggi Maria Selena Puteri Indonesia yang lagi berlenggak-lenggok di ajang Miss Universe :smile

Mau tahu kenapa aku kurang tinggi? :uhuk

Pertama, aku itu ngga suka minum susu, kalau susu coklat masih bisa nelenlah. Menurutku, susu putih itu baunya prengus, bikin mual. Pasti tahukan kalau susu itu mengandung kalsium yang baik bagi tulang. Kedua, aku jarang berjemur pagi [Emang cucian pake dijemur segala :smile ]. Maksudnya, matahari pagi itukan mengandung vitamin D yang bagus juga buat tulang. Pernah liat juga kan ada bayi yang dijemur di pagi hari? Anggap saja seperti itu :smile

Yang ketiga, rambutku panjang. Nah lho? Apa hubungannya coba? Aku juga ngga tahu sih. Kata temenku, rambutku kepanjangan, jadi nutrisi buat badan malah dimakan si rambut. Untuk yang ini aku belum googling sih :smile . Keempat, aku hobi gendong sesuatu yang berat. 

Bisa dibilang aku tuh orangnya ribet. Jaman sekolah, hobi gendong tas besar isinya buku paket sambil nenteng buku ditangan juga :uhuk . Apalagi pas pulang kampung dua sampai tiga hari, waaa. Tasnya penuh barang ini itu, ya baju seragam, buku jadwal pelajaran, dan tetek bengek yang lain :smile . Mungkin karena itu si tulang ngambek. Dia merasa tertekan dan akhirnya mogok ngga mau panjang :uhuk 

Toh sekarang ini, tinggi badanku ngga terlalu bermasalah. Aku ngga berniat  jadi model, aku juga ngga niat jadi perawat yang harus punya tinggi minimal 150 cm dan aku fine-fine aja tuh kerjanya :hepi . Para pembaca sebaiknya jangan terlalu mengambil hati dengan apa yang tertulis diatas. Yang ku tulis merupakan bentuk alibi, modus pembelaan diri :uhuk . Aku ngga mau ada yang tercuri hatinya lalu melaporkanku pada pihak KUA :uhuk

Ini ku tulis bukan karena ada yang bilang, “Oh Jiiii, aku begitu mencintaimu. Aku tidak peduli tinggi badanmu. Aku mencitaimu apa adanya :luph “ Wakakak, bisa nangis terharu :hwa guling-guling kalau ada yang bilang gitu. Saking GeErnya, bisa-bisa aku mimisan trus pingsan diatas ranjang :omg lalu bangun trus bilang, Ya Allah, kayaknya aku bisa waras :uhuk

Back to poin
Jadi, setelah aku sadari ternyata ada pihak dalam yang bisa bertanggungjawab atas tinggi badanku :smile . Dia itu GEN . Gen (dari bahasa Belanda: gen) adalah unit pewarisan sifat bagi organisme hidup. Bentuk fisiknya adalah urutan DNA yang menyandi suatu protein, polipeptida, atau seuntai RNA yang memiliki fungsi bagi organisme yang memilikinya (Wikipedia). Bu e dan bapak itu ngga pendek, tingginya lumayan. Nah, ibu dari bapak atau mbahku itu ngga tinggi, badannya kecil. Kemungkinan besar, gennya itu turun ke aku :smile 

Intinya, yang namanya cantik, ganteng, pintar, tinggi, pendek dan kawanannya itu tergantung dua faktor, faktor keturunan/ Gen dan faktor lingkungan. Kalau Matematika (+) X (+) = (+), dalam hidup ngga semua hasilnya plus. Bisa jadi Gen yang diturunkan bagus, tapi dia tinggal dilingkungan yang kurang baik, maka bisa jadi dia tertular sesuatu yang kurang baik juga.

Kalau kasus yang terjadi padaku, bisa jadi faktor Gen dan lingkungan yang memang ngga ku gunakan dengan baik. Kalau disuruh ngasih tips tentang tinggi badan atau cara meninggikan badan cepat alami baiknya tanya ahlinya saja ya :smile. Cuma aku mau pesan, bagi orangtua yang punya uang lebih, berilah susu dan nutrisi untuk anak kalian. Jangan lupa olahraga dan berjemur di sinar matahari pagi. Jangan biarkan anak anda bergantung terlalu lama dipintu. Dipikir teori evolusi jerapah apa yang lehernya panjang gara-gara dongak makan pohon yang lebih tinggi :uhuk . Oh iya, jangan biarkan anak anda terlalu banyak menggendong buku. Belikan mereka koper atau troli untuk mengangkut buku-buku mereka. Kalau masih kurang, silakan hibahkan kepada Blogger Hibah Sejuta Buku . Insya Allah bermanfa’at amin ya Rabbal ‘alamin :smile 

Bagaimana pun fisik kita, mau tinggi, pendek, gendut, kurus, item, putih syukuri apa yang ada. Hidup itu indah, dan percayalah bahwa masih banyak orang yang mencintai kita dengan tulus. Percaylah, percayalah :smile 

Sisi Lain Believe it Or not :uhuk

Warning :
Jangan terlalu percaya dengan apa yang ku tulis. Aku sendiri kadang bingung dan berfikir, aku memang butuh dokter jiwa :uhuk

16 comments:

  1. mba jiah kecil ya? aku juga kecill.
    pengalamanku, temen2 biasanya ngga niat ngebully, cuma iseng aja ngeledekin. tapi jadi nyelekiit gitu ke kitanya.
    * koment apaan ini?

    ReplyDelete
  2. ijin ketawa yakkk :D
    syukuri apa adanya aja lah...
    yang penting sehat ,,,

    btw. anak sekarang udah ngga nenteng buku lagi kalo ke sekolah, tapi pada nenteng laptop euy,,, :hmmm

    ReplyDelete
  3. tau gak
    pihak yang paling bertanggung jawab atas tinggi badan selain gen

    yaituuu



    sepatu
    :p
    >,</

    ReplyDelete
  4. nopo to Jiiii.....ckckck
    bhuahahaha

    ReplyDelete
  5. mau tinggi mau pendek gak usah dipikirin deh, asikin aja :P

    ReplyDelete
  6. makane, klo pagi lunjak2 gen tambah duwur....hihihi

    ReplyDelete
  7. aku kecil imut dan seksi... tetep aja kena bully... #ngek

    ReplyDelete
  8. berbagi kata-kata motivasi mas broo.
    Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.
    semoga bermanfaat salam kenal di tunggu kunjuannya :D

    ReplyDelete
  9. kalau perempuan kurang tinggi biasanya ingin dapat suami yg tinggi biar ada ntar anaknya lebih tinggi

    tapi kalau cewek sih wajar gak tinggi2 amat :)

    ReplyDelete
  10. Di balik keunikan dan kekurangan kita, pasti Allah memberikan satu kelebihan sehingga akan tetap seimbang karunia Allah terhadap diri kita. Hanya saja manusia lebih sering melihat kekurangan itu, bahkan mempermasalahkannya sehingga lupa akan potensi dirinya yang lain.

    ReplyDelete
  11. aku juga pernah dipanggil shorty, just bcoz my best friend is taller than me. tp cuma sekali, ah santai aja, badan boleh short tp pikiran dan hati tidak boleh ;)

    ReplyDelete
  12. Hehehe... kao seluruh keluarga pada imut2, jangan heran kalo kamu turut imut juga :D
    Eh, jadi imut itu biasanya banyak untungnya loh. Rata2 pakaian, sepatu, dll, yang didiskon itu sisa yang ukuran kecil. Ini sih pengalamanku yang sulit dapat pakaian yang cukup besar pada stan diskon. :D

    ReplyDelete
  13. aku dulu pernah diejek karena pendek,tp karena niat buat ninggiin badan dengan cara loncat secara rutin setiap bangun tidur selama 6bln tanpa henti akhrinya tinggi badan jd naik dr 156 ke 175 skrng :)

    ReplyDelete
  14. emang bener sih kalau kita kurang tinggi emg ga enak.. gw juga dulu pernah ngalamin jaman sekolah kalau baris paling depan,untungnya sekarang engga. kan udah banyak peninggi badan yang bener bener bagus

    ReplyDelete
  15. A Very Well Written Article. Sebuah Aritcle yang dinulis dengan Sangat Indah Sekali. Great Job.

    Klo Masalah Tinggi Badan, Kebetulan, Kami adalah Klinik Akupunktur Specialis Peninggi Badan, Pelangsing, Penambah Berat Badan. Klo Emang Ada Bro Sis yang mengalami Masalah yang Sama, Kurang Tinggi Badan dan jadi minder. Kamu dapat menghubungi Kami :)

    Trims Sis Jiah for the Great Article. Made Me Smile.

    ReplyDelete

Mana jejak tulisanmu?