Monday, 18 February 2013

Cerita Tentang Jogja : Jatuh Cinta Sebelum Melihatnya

Pernah kamu jatuh cinta sebelum melihatnya? Hanya dengan mendengar suaranya, membaca tulisannya, melihat karyanya, pernahkah? Bagaimana jika jatuh cinta tanpa melihatnya, tanpa mendengar, tanpa membaca. Inilah cinta, tak pernah melihat tapi hati terasa berdebar saat mendengar namanya disebut.


Yah, aku jatuh cinta sebelum aku melihatnya dan mengenalnya. Jika kamu bertanya kota mana yang aku cinta setelah kota kelahiranku? Aku akan menjawab Jogja.


Jangan kamu tanya alasannya. Apakah cinta memang butuh alasan? Aku belum pernah sedikit pun menginjak tanah Jogja. Aku tak tahu Parangtritis itu seperti apa. Aku tak tahu rasanya makan diangkringan merasakan gudeg Jogja. Aku belum pernah tahu itu.


Jogja sendiri merupakan Daearah Istimewa yang pernah menjadi Ibukota Indonesia tahun 1949. Jogja juga dikenal dengan sebuatan kota pelajar karena banyak sekali universitas disana dan juga mahasiwa-mahasiswinya kebanyakan berasal dari luar pulau. 


Banyak orang yang terpesona dengan medok Jogjanya. Bahkan, banyak sekali film maupun FTV dan sinetron yang mengambil settingnya di Jogja. Oh iya, ada juga teman FBku yang foto-foto bareng artis yang sedang stuting di Jogja. Antara ingin ngakak tapi seneng lihat dia yang narsis.


Aku selalu tersenyum ketika teman-temanku bercerita tentang kota Jogja. Yah kebetulan keluarga mereka memang dari sana. Dulu aku pernah bermimpi untuk melewati studi disana. Aku yakin kebudayaannya tak jauh beda dengan daerah Jepara.


Kemarin pun sebenarnya atasanku merekomendasikanku untuk ikut seminar di Jogja. Karena banyak pertimbangan dan lainnya, aku memilih untuk mundur sehingga temanku yang menggantikannya. Rasanya memang sedikit sulit, tapi aku yakin pasti akan ada waktu untukku bisa merasakan hawa Jogja.


Aku mencintainya bukan karena dia. Dia tetaplah dia yang masih akan di Jogja. Aku pernah menulis FF Tentang Jogja bukan karena dia tapi karena aku memang suka Jogja. Jika nanti aku bisa datang ke Jogja, aku ingin merasakan Masangin melewati beringin kembar di alun-alun Jogja. Lihatlah dengan Dagadu :uhuk


Oh iya, bukankah kemarin aku mendapat buku dari Pak Azzet yang tinggal di Jogja? Bukankah itu artinya Jogja memang dekat? Maukah kamu mengajakku kesana?



Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway Cerita Tentang Jogja

15 comments:

  1. aku kangen ke jogja nih, terakhir ke jogja 2005 :-D

    ReplyDelete
  2. Saya kira tinggal di sulawesi atau dimana gitu, rupanya di Jepara ya?. Segera ambil cuti liburan ke yogya :)

    ReplyDelete
  3. Mudah2an menang GAnya :) I Love Jogja too

    ReplyDelete
  4. Mudah2an menang GAnya :) I Love Jogja too

    ReplyDelete
  5. I love Jogya..
    Bulan2 depan ane ke jogya dah..
    #kerja :D

    ReplyDelete
  6. Jogja oh Johja, aku juga cinta kota yang satu ini Jiah!
    sukses untuk kontesnya yaaa, semoga menang! :)

    ReplyDelete
  7. Aku wes pernah ke Yogya malah sempat kopdar, tapi masih kepingin lagi kesana bersama Umi hehe

    Sukses ngontesnya Jiahh :)

    ReplyDelete
  8. Terima kasih atas partisipasinya,
    artikel ini sudah tercatat dalam daftar peserta.

    ReplyDelete
  9. kita bahkan sama2 tak tau... Hmmm, aku orang jawa, tapi blum pernah ke jogja... skarang malah kerja di bali

    ReplyDelete
  10. jd penasaran ingin liat langsung kota jogja... *smile

    ReplyDelete
  11. semoga menang ya giveaway-nya... *menghela napas krn diri sendiri blm pernah ke Jogja*

    ReplyDelete
  12. jogja
    um, pernah sih ke sana
    cuma lewat doang :D
    cz tujuannya bukan jogja
    tapi pwt :D

    ReplyDelete
  13. jogja
    um, pernah sih ke sana
    cuma lewat doang :D
    cz tujuannya bukan jogja
    tapi pwt :D

    ReplyDelete
  14. Pemenang Giveaway: Cerita Tentang Jogja sudah saya postingkan. Silakan lihat di blog saya. Matur Suwun.

    ReplyDelete

Mana jejak tulisanmu?