Tuesday, 19 March 2013

Prompt #6 : Black


Huh, lelah sekali hari ini. Hey, ada apa di luar sana? Kenapa terdengar begitu ramai? 

“Apa yang terjadi? Kenapa di luar terdengar sangat ramai?” tanyaku pada Min Ho asistenku.
“Ada seorang gadis yang ingin bertemu anda Tuan Black. Mungkin saja dia gembel, seperti orang-orang yang sering datang kemari untuk meminta uang,”

Ku coba menengoknya meskipun Min Ho melarangku. Noura? Tak salah lagi, itu Noura.  Noura menggeliat berusaha lepas dari security. Sebelum pintu benar-benar tertutup, dia masih sempat berbalik dan berteriak, “Saya sudah mencari anda bertahun-tahun, Tuan Black. Tiga hari lalu saya melihat facebook anda dan menemukan kisah yang sama seperti yang selalu diceritakan Ibu saya.”

Aku tak menyangka, secepat itu dia menemukan keberadaanku. Aku ingin memanggilnya, tapi aku takut jika rahasia yang ku sembunyikan selama ini terbongkar. Aku masih memperhatikannya dari  jendela ruanganku. Semakin hari, Noura terlihat hebat. Semua security di tendangnya dan dia berhasil kabur. 

“Buka pintunya, cepat!” suara Noura, cepat sekali dia

Perlahan pintu ku buka. Dengan kasar, dia masuk dengan Min Ho sebagai sandranya. Noura, mengacung-ngacungkan pistol ke arahku dan juga Min Ho.

“Apa kabar Tuan Black?”
“Baik. Cepat sekali kau menemukanku?”
“Menemukan Anda bukanlah hal yang sulit,”
“Lepaskan Min Ho, dia tak tahu apa-apa,”
“Dia? Tuan Black, sepertinya aku mulai menyukainya. Bagaimana kalau dia untukku?”
“Apa kau tak lagi menyukaiku?”

Perlahan Noura melepaskan Min Ho dan menyuruhnya pergi. Pintu terkunci, Noura masih saja mengacungkan pistolnya. Mungkin kali ini aku akan mati.

“Sekarang Anda makin tampan Tuan Black. Apa Anda tak ingin mengucapkan salam perpisahan untuk seseorang? Hari ini mungkin Anda akan mati,”
“Seseorang? Baiklah, tolong sampaikan ini padanya. Sayangku, jaga diri baik-baik, jangan sampai identitasmu terbongkar sehingga mereka membunuhmu dengan keji. Bos mafia musuhku masih mencari keberadaanmu,”
“Hanya itu Tuan Black?”
“Ah iya, jangan melakukan hal konyol lagi,”
“Hasta la fista baby,”

Dor!

Hanya ledakan kecil, Noura tergeletak. Pintu di dobrak dengan paksa.

“Anda tidak apa-apa Tuan Black?” tanya Min Ho memastikan keadaanku.
“Bawa gadis ini ke rumahmu, mungkin dia akan berguna,”
“Gadis ini? Kenapa dia pingsan? Jangan-jangan dia mata-mata musuh,”
“Sudahlah, bawa saja dia,” perintahku.

Min Ho menggendong tubuh Noura. Sebelum mereka pergi, Noura sedikit membuka mata dengan kerlingan nakal khasnya. Noura, adikku dengan segala kegilaannya. Biarlah, dari pada mafia lain yang menangkapnya atau sekalian saja ku masukkan dia di penjara bawah tanah agar aku bisa memantaunya, hahaha ....

384

25 comments:

  1. dor,, Noura kena tembak min ho?
    hei apa pula ini minho ada di sini *sekap minho*

    ReplyDelete
  2. Cwit cwiiit, si Noura dpt rejeki nomplok hihihi...

    ReplyDelete
  3. jiah tulisanmu semakin keren aja.. hehehe udah cocok buat novel loh..

    ReplyDelete
  4. jangan kejam sama adik sendiri dong :)

    ReplyDelete
  5. saya yang paling telmi, belum paham jalan ceritanya nih :D

    ReplyDelete
  6. noura naksir minho ya???

    terus aku gimna???

    xixi

    ReplyDelete
  7. wow, hari-hari penuh fiksi ya ji? min ho? settingnya pasti di korsel? bahahaha

    ReplyDelete
  8. min ho.. berasa lagi di korea pas bacanya :)

    ReplyDelete
  9. aku tidak menikmati ini...

    ReplyDelete
  10. salam buat Le min ho dunk....


    #maaf ya, br bisa mampir ke sini

    ReplyDelete
  11. Hehe, aku blm mudeng mbak. Noura udah kena dor kan ya? kok masih bisa mnegerlingkan mata? :D

    ReplyDelete
  12. baca min ho secara di korsel, pas denger tuan black jadi kepikiran power ranger, hehe

    ReplyDelete
  13. noura melakukan kegilaan macam apa ya mbak kok dicari mafia segala?

    ReplyDelete
  14. Wah ada dar der dornya. KEren :)
    Suka sama akhirnya ... pake "hahaha" ...

    ReplyDelete
  15. cie mau digendong juga dong...

    ReplyDelete
  16. Jiaaahh.. ini aneh :)))) bikin lagi ah hahahahaha

    ReplyDelete
  17. wah...kerenz, lanjut dunkz...

    ReplyDelete
  18. saya juga gak mudeng mbak...apa saya telmi ya? hihihi

    ReplyDelete
  19. wekekekekekekekeke kayaknya Noura inih gak punya kerjaan banget yah? Atau, dia lagi pengen bener jadi artis? :D

    ReplyDelete
  20. Mohon maaf sekali. Mungkin saya telmi. Tapi saya nggak ngerti ceritanya.. :(

    ReplyDelete
  21. min ho pasti kewalahan ngurusin noura :D
    tp ga ngerti yg bunyi dor itu..

    ReplyDelete

Mana jejak tulisanmu?