Monday, 11 November 2013

Mantra Hebat

“Kakak! Kamu dimana?”


Aku tertawa geli mendengar suara adikku. Kami main petak umpet dan dia yang jaga. Aku sedang berada di dalam lemari besar tertutup di depan dapur. Aku yakin, adik perempuanku tidak akan menemukanku.


Sesak ternyata didalam sini. Aku keluar saja, toh sepertinya adikku sudah tidak ada. Kudorong pintu dengan kedua tanganku. Astaga! Tidak mau terbuka. Bagaimana ini? Bagaimana kalau Ibu tidak menemukan keberadaanku?

Credit

“Tolong!” teriakku.

Tidak ada yang menyahut. Aku ingin menangis. Kurapal semua mantra yang kuhafal.

“Bismika Allahumma ahya wabismika amuut.”

Pintu kudorong. Tidak ada reaksi. Aku panik, kutendang pintu sambil teriak,

“Allahu Akbar!”

Pintupun terbuka.

“Alhamdulillah!”


Diikutsertakan dalam #FF100Kata

8 comments:

Mana jejak tulisanmu?