Thursday, 21 May 2015

Jadi Ceritanya

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Hai apa kabar kalian semua? Semoga kita semua dalam keadaan baik, sehat dan berkah, amin... :smile

Jadi ceritanya saya punya aktifitas baru yang tidak seperti yang lalu. Kalau sampai rumah saya ngantuk dan maunya santai-santai. Jadinya sudah seminggu saya absen ngepost di sini, hehe.

Maaf untuk yang sudah komen dan saya tidak balas. Saya belum sempat bewe sama sekali :hiks. Ya namanya punya aktifitas baru, jadi harus beradaptasi dan sedikit mengorbankan hal lain.

Sebenarnya juga saya tidak malas-malas banget untuk nulis. Kemarin saya nulis di kompasiana Indi, Miss Babbitt yang Luar Biasa dan juga cerita pendek untuk lomba lain :uhuk. Doa saya, semoga mereka menemukan jalannya dan berkah, amin....

Jadi setelah ini jika kalian tidak komentar atau mengunjungi Sisi Lain, ya tidak masalah heheh. Pe er saya mungkin kalau sudah bisa sedikit santai ya bewe dan review bacaan di Jendela Rumah Jiah.

Semoga kita diberi keberkahan dan kelancaran dalam banyak hal, amin.... :smile

Sunday, 10 May 2015

Prompt #77: Si Kembang

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

***



"Maukah kau dengar sebuah kisah, tentang seorang perempuan yang kecantikannya begitu berbahaya hingga bisa mengacaukan seisi alam raya dan memorak-porandakan semesta?"

Aku menarik napas kemudian mengangguk. Ayah tersenyum kemudian membenarkan posisi duduknya. Sebenarnya aku bosan dengan acara dongeng sebelum tidur.

"Dia Kembang Desa, setiap laki-laki selalu meliriknya. Tapi di dalam hatinya sudah tertambat seorang lelaki."

Ayah melirikku sejenak lalu melanjutkan ceritanya lagi,

"Orangtua si gadis akhirnya menikahkannya dengan lelaki lain karena pacar si gadis tak kunjung melamar."

"Emang pacarnya ke mana, Yah?"

"Pacarnya merantau cari uang, soalnya dia sebatang kara. Akhirnya setelah beberapa tahun pacarnya pulang. Si Kembang masih jadi kembang, tapi janda kembang. Tak tanggung-tanggung, dia janda lima kali!"

Aku melotot. Waa janda lima kali? Ayah tersenyum.

"Jangan kaget begitu," katanya.

"Janda lima kali tanpa anak. Suami pertama cerai karena si Kembang tak kunjung hamil. Suami lainnya meninggal. Anehnya dia masih cantik dan segar seperti perawan!" lanjut Ayah.

"Ayah lebay! Lalu pacar lamanya itu bagaimana?"

"Pacar lamanya datang melamar dan menikahinya. Dia tidak peduli walaupun orang-orang bilang suami-suami si Kembang meninggal karena jadi tumbal kecantikannya."

"Laki-laki itu mati?"

"Belum."

"Belum?"

"Ya setiap orang pasti akan mati. Tapi mereka berdua akhirnya hidup bahagia."

"Lalu kenapa si Kembang masih cantik seperti perawan? Apa rahasianya?"

"Mau tahu?"

Aku mengangguk penuh antusias. Ayah menarikku turun dari tempat tidur dan keluar kamar menuju dapur. Kenapa ke dapur?

Kulihat Ibu baru selesai yoga. Dia menyiapkan berbagi jenis sayuran lalu diblender. Setelah itu dituang ke gelas lalu diminum. Sesekali Ibu membolak-balik buku diet kombinasi makanan miliknya.

"Rahasianya itu hidup sehat. Makanya bisa awet muda!" kata Ayah penuh semangat.

Aku mendengus sebal. Menghentakkan kaki meninggalkan Ayah yang sibuk mengintip Ibu.

"Rahasianya itu cinta, Yah. Walau janda kalau cinta, mau juga!"

***

Prompt #77: Cerita Tentang Perempuan

#Cermat @PenerbitMizan

Thursday, 7 May 2015

Wanita dan Fashionnya

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Ada beberapa hal yang membuat seorang wanita merasa hidupnya lebih berwarna yaitu berkumpul dengan sesama wanita. Sebagai wanita, seringnya kami membahas hal-hal yang berbau kewanitaan. Kebiasaan wanita, pasangan, keluarga, dan tidak lupa fashionnya. Wanita dan fashion susah dipisahkan. Betul kan? Ya namanya wanita, di sisi kecilnya ingin juga gaya. Entah untuk diri sendiri atau orang lain.

Wanita cantik bukan hanya dilihat dari wajah tapi apa yang dipakainya juga. Kita membahas apa-apa yang sedang hits. Beli baju di mana, jahit di mana, pakai merk apa yang bagus. Ada juga aksesoris apayang cocok dengan pakaian yang kita pakai. Sebagai wanita yang sibuk bekerja, lalu kita harus bagaimana agar tahu dunia fashion kalau kita tidak sempat ke toko baju atau buka majalah fashion?

Tenang! Di jaman yang semakin canggih ini kita bisa beli sesuatu dengan duduk manis. Apa itu? Toko Online jawabannya. Yap, toko dengan akses internet sangat digemari orang-orang masa kini. Kalau kita sibuk dan malas berjalan ria dari toko satu ke toko lain, kita bisa akses toko internet.

Kalau kita mau tahu gayanya Syahrini, di salah satu toko online bernama Shopious ada inspirasi gaya ala Syahrini. Kita bisa lihat kacamata, tas, baju atau apa pun yang dipakai Syahrini. Kalau saya sih lebih suka baju-baju untuk perempuan berhijab. Wooo!!! Ternyata setelah buka websitenya  pilihan ternyata banyak. Dan yang lebih keren lagi, harganya miring! Wah ini mah cocok dan ramah kantong.


Baju model di atas, siapa sih yang tidak suka? Woo saya suka yang warna hijau. Bunga-bunga batiknya juga cantik. Dari yang saya baca, bahannya songket halus. Dipakai pun sepertinya nyaman.

Ah dunia memang indah! Kita bisa gaya dengan pakaian yang bagus tapi harga murah. Tentu saja ini idaman para wanita. Tetap bisa fashionable dengan berbagai gaya.

Bagi saya dan mungkin perempuan lain, membeli jadi itu bisa sangat menguntungkan. Kalau kita beli online misalnya di Shopious kita punya banyak pilihan. Pilihan modelnya, pilihan bahannya dan juga pilihan toko yang mana. Di sana bukan hanya satu toko tapi banyak. Banyak! Untuk pemesanan juga dipermudah. Kita bisa pesan langsung via WhatsApp, Line, BBM, nomor HP yang tercantum di sana. Kalau tidak ada kontak yang bisa dihubungi, kita bisa buat akun lalu minta info dari admin Shopious.

Saya takut beli online soalnya banyak kasus yang menipu. Bagaimana kalau barang yang dipesan tidak dikirim?

Perlu diketahui, Shopious adalah website iklan untuk toko-toko online. Di sana membantu memasarkan barang-barang dari toko yang sudah memasang iklan. Untuk pengiriman, transfer dan lain-lain tidak dilayani oleh Shopious melainkan langsung dari toko online yang bersangkutan. Oh iya, kemudahan yang kita dapat dari website ini juga banyak. Yang paling disuka adalah bagi pengguna non istagram. Jadi barang-barang yang hits di instagram bisa kita lihat di website ini. Di sini bisa menguntungkan banyak pihak. Pengguna istagram dapat pelanggan bukan hanya dari istagram tapi lebih luas.

Kalau mau pasang iklan, mahal tidak? Kalau saya lihat update websitenya, pasang iklan di sana lumayan terjangkau.

Yah begitulah wanita dengan fashionnya. Mau sederhana atau glamour tetap saja menarik untuk diulik. Yuk update fashion kita!!! Ya sudahlah! Bye bye :hai

Wednesday, 6 May 2015

Menandai Waktu

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak yang lebih besar dari itu, melainkan dalam kitab yang nyata. (QS 10:61)


Di dunia ini, tempat mana yang paling jauh? Amerika? Rusia? Timbuktu? Yang paling jauh dari semua adalah masa lalu. Karena sejauh apa pun kita melangkah, kita tidak akan pernah bisa kembali ke masa lalu.

Kutipan kalimat di atas mungkin sering kita dengar. Itulah mengapa waktu menjadi sesuatu yang sangat penting. Kita sering merayakan Kemerdekaan, ulang tahun, Hari Ibu, Hari Kartini, lebaran dan masih banyak lagi. Lalu, Untuk Apa Kau Menandai Waktu?

Bagi saya sendiri, menandai waktu itu sebagai pengingat bahwa kita pernah melewati masa itu. Entah di sana ada kebahagiaan atau air mata. Menandai waktu seperti membaca sejarah, makanya kita perlu menuliskannya. Tentu saja agar kelak orang lain, mungkin anak cucu kita bisa membacanya dan mengambil hikmah dari kejadian yang kita alami.

Dalam kutipan ayat Al Qur'an yang saya tulis di atas menjelaskan bahwa kita sebenarnya sudah dibekali semacam buku harian yang kelak akan kita terima di akhirat. Setiap waktu, apa yang kita kerjakan semuanya sudah tertulis dengan baik oleh Malaikat Rokib dan Atid. Malam Nisfu Sya'ban atau orang Jawa menyebutnya Ruwahan adalah malam pengumpulan dan pembaruan buku harian kita.

Menandai waktu mengajarkan kita untuk teratur dalam melakukan sesuatu. Seperti halnya solat lima waktu yang telah diatur pada waktu yang berbeda-beda.

Untuk apa kau menandai waktu?

Iman Syafi'i berkata, "Waktu adalah pedang." Jika kita tidak memanfaatkannya maka waktu akan terlewati dengan sia-sia tanpa kita bisa kembali.

Ingatan manusia itu terbatas. Walaupun IQ kita mencapai 200, si satu titik pasti akan ada sesuatu yang kita lupa. Yah karena pada dasarnya manusia itu tempatnya salah dan lupa. Maka tandailah waktu untuk mengingatnya.


Demi waktu. Sesungguhnya manusia dalam keadaan rugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih serta saling menasihati tentang kebenaran dan kesabaran. (QS Al Ashr : 1-3)


Diikutkan Dalam Give Away Untuk Apa Kau Menandai Waktu?

Tuesday, 5 May 2015

Bunga Gunung




Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Berlibur atau jalan-jalan rasanya kurang afdhol kalau pulang tidak bawa oleh-oleh. Jujur, saya kalau ada yang mengajak jalan, hayo asal punya uang :Uhuk. Waktu ke Bali akhir tahun 2013 (ceritanya di Bali Bukan Sekedar Mimpi) oleh-oleh yang saya beli standar. Saya kurang browsing di mana Pusat Oleh-Oleh. Pol beli pakaian, makanan, pernak pernik itu saja. Ah iya, saya mengambil pasir pantai Kuta juga :uhuk.

Beda saya beda juga si Kakak (Yang ultah Tanggal 1 Mei). Kakak suka jalan-jalan. Naik turun gunung, Keliling Jepara maupun luar oke-oke saja. Juni 2014 si Kakak mendaki ke Bromo. Bromo oi, saya kan iri!!! :jiah

Akhirnya saya minta si Kakak beli Edelweis bunga keabadian, katanya. Ya saya korban FTV dan novel yang ada hubungannya dengan Edelweis. Saya penasaran, apa benar edelweis itu bunga abadi? Jangan-jangan mitos saja. Apalagi bunga itu sekarang dilindungi.

Akhirnya waktu Kakak pulang, betulan bawa Edelweis. Huaaa terharuuuu :hwa :hiks. Edelweisnya masih segar, bentuk beruang lagi.



Rasanya senang sekali bisa punya bunga ini walaupun akhirnya saya tidak dapat jatah kaos Bromo :smile. Ya meskipun belum bisa mendaki Bromo, minimal saya nyicil dengan bunga Edelweisnya. Siapa tahu ketika akhirnya saya bisa ke Bromo ternyata pemerintah betulan melarang pengambilan bunga Edelweis :uhuk.

Sekarang sudah hampir satu tahun dan bunga edelweisnya masih saya simpan. Bunganya kering, warnanya berubah krem, tidak rontok lagi. Bagian yang agak rontok itu bunga liarnya. Dilihat dari jauh tetap saja indah :hepi. Sekalian saja saya foto lagi dengan novel Sunrise at The Sunsetnya Mbak Monica Anggen yang juga menampilkan bunga edelweis di dalam ceritanya.




Thanks Kak buat bunganya :smile. Yang berkesan itu tak perlu mahal. Semoga persaudaraan kita abadi sampai nanti ya :Smile.


[Birthday Giveaway] Oleh – Oleh Paling Berkesan

Sunday, 3 May 2015

Lilin Untukmu

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

***

"Aaaaa!!!"

Aku menjerit, setengah ketakutan. Kenapa harus mati lampu? Hujan deras di luar. Petir dan guntur bersahutan. Kupeluk tubuhku sambil terisak. Kupejamkan mata berharap kegelapan segera sirna.

"Hei, buka matamu! Jangan menangis!"

Kubuka mata. Cahaya lilin tampak di sana. Kulihat Mas Arya, suamiku tersenyum kecil.

"Masih takut gelap? Kupikir setelah dewasa kamu bisa bersahabat dengan kegelapan," katanya mencibir.

"Lebih baik aku bersahabat seumur hidup denganmu daripada sama kegelapan!"

"Dalam gelap kita bisa melihat terang, tapi dalam terang kita tidak bisa melihat kegelapan. Belajarlah untuk bersahabat denganya."

"Tidak mau! Pokoknya aku benci gelap!"

Mas Arya memelukku, menenangkanku yang sedikit merajuk. Mata hitamnya menatapku lekat.

"Aku akan jadi lilin untukmu, menerangi kegelapanmu!"

***

"Sayang! Bisa minta tolong sebentar?"

Bergegas aku ke kamar. Mas Arya berdiri membelakangi kaca rias.

"Bagaimana penampilan Mas? Baju yang Mas pilih padu apa tidak?"

Aku menilai baju dan celana yang Mas Arya pilih. Semua pas. Aku memasangkan dasi sebagai pelengkap. Setelah 50 tahun, dia tetap sempurna. Aku membalikkan tubuh Mas Arya agar menghadap kaca.

"Coba Mas li..., hat!"

Sinar mata hitam di kaca itu tampak meredup. Cairan bening menetes dari keduanya lalu mata itu terpejam.

"Hei, buka matamu! Jangan menangis!"

Aku memejamkan mata. Rapat semakin rapat. Terisak sesak.

"Maafkan aku Mas. Maaf karena membuat kegelapan di matamu."

"Hei, tak apa. Bukankah kita sahabat selamanya?"

***

#Cermat @PenerbitMizan #CintaPalingSetia

Saturday, 2 May 2015

C > Cukup?

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

***

"Kapan nyusul?"

Aku menggaruk tengkukku yang tidak gatal. Bosan sekali mendengar pertanyaan itu setiap kali datang ke acara pernikahan. Ini pertanyaan atau sindiran? Memang menikah itu gampang? Apa modal cinta, C > cukup?

"Segera!" jawabku asal.

Mata si mempelai perempuan berbinar disambut gelak tawa si mempelai laki-laki.

"Gua pikir lu homo! Mau juga lu kawin, hahaha!" kata si mempelai lelaki sambil tergelak.

Awas saja kau!

***

"Gila lu! Pulang sono! Sialan lu, Bro!"

Si mempelai laki-laki uring-uringan sambil memakai sarungnya sementara si perempuan malu-malu bersembunyi di belakang suaminya.

"Lu tanya kapan nyusul? Gua nyusul, malah disuruh pulang! Lu gimana sih!"

"Gila!!!" jawabnya murka.

Pintu kamar tertutup. Ah sayang tidak bisa live malam pertama, hahaha!

***

Notes:
Bosan, saudara menikah dan ditanya, kapan nyusul? Apa lagi hari ini Om saya (Seusia Kakak yang kemarin ultah 1 Mei) nikah sama teman saya.

Ide FF absurd ini dari status, Hasan. Teman sekolah,

"Datang ke nikahan teman, ditanya nyusul kpn? Kemudian kususul ke kamarnya, malah dipergoki lakinya!
‪#pamit_pulang"

Status FB

Friday, 1 May 2015

Tanggal 1 Mei

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Tanggal 1 Mei ini diperingati sebagai Hari Buruh. Kerennya, tanggal merah lagi. Tapi bagi keluarga saya, 1 Mei itu hari ulang tahun satu-satunya kakak laki-laki saya.

Kakak sudah seperempat abad lebih satu tahun. Sudah pantas menikah tapi pacar saja belum punya. Kadang saya mikir, kurangnya Kakak itu apa?

Pekerjaan punya. Bukan perokok atau peminum kecuali air putih. Pintar, relatif. Ganteng, lumayan. Hobi main bola. Sayang keluarga. Hatam Al Qur'an. Pernah di pesantren. Gaul? Lumayan. Ah banyak deh!

Tapi ya kalau Kakak punya pacar, saya mau jadi yang nomor satu untuk ngetes si pacar. Cocok tidak sama saya. Eh ini pacar untuk saya apa Kakak ya? Kok cocokinnya sama saya? :uhuk. Intinya sih, selamat ulang tahun untuk Kakak saya tercinta :luph.

Oh iya, selamat ulang tahun juga untuk blogger Kang Sofyan dan Mbak Niar Gingsul. Kenapa kalian hiatus???

Oke deh, bye :hai :smile :hepi