Thursday, 16 July 2015

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Ramadhan sudah berakhir, sedih :hiks :hwa. Jujur, ramadhan kemarin ibadah saya masih kurang. Masih sering main, ngikut kuis daripada ngaji dan masih banyak hal yang harus diperbaiki. Akhir-akhir ramadhan saya malah main sama plastik sampah buat ngerangkai tas. Maklum belum bisa merangkai hati dengan kamu :uhuk. Walaupun begitu, semoga ibadah yang sedikit itu bisa istiqomah.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah. Mohon maaf lahir dan bathin.

Maafin kesalahan Jiah baik yang sengaja maupun sengaja banget ya. Semoga kita diberi kesempatan untuk bertemu ramadhan lagi, amin :smile. Jangan lupa zakatnya ya :hepi.

Jiah~ yang masih mencari soulmatenya :luph

Monday, 13 July 2015

Surat (Pengingat) Kematian

Bismillaahirrahmaanirrahiim....





Marcella memungut botol kaca di depannya dengan was-was. Sudah dua hari dia menyepi di pulau dan memutuskan semua kontak orang-orang yang mengenalnya. Sedikit waspada, dia mulai mengambil surat yang ada di dalamnya.


KAMU AKAN MATI!!!


Marcella melempar kertas itu. Tubuhnya gemetaran. Perlahan dia menjauhi pantai sementara surat dan botolnya terbawa ombak. Seseorang telah mengancamnya, itu yang ada di pikirannya.

Marcella buru-buru lari ke kamarnya. Menutup pintu lalu menguncinya. Jangan-jangan ada orang yang mengetahui persembunyiannya. Jangan-jangan...,

Semua pikiran buruk terlintas di otaknya. Kematian orangtuanya karena kecelakaan, adiknya yang overdosis karena memakai obat-obatan, perusahaan ayahnya yang beralih tangan, lantas sekarang dia menerima surat ancaman. Tak bisakah hidupnya tenang setelah semua masalah yang menimpanya?

Marcella duduk, menekuk kaki, menyembunyikan wajah dilututnya. Sampai kapan dia harus ketakutan seperti ini? Menangis, tak tahu lagi apa yang harus ia lakukan.

Innalillaahi wa inna ilaihi rooji'un....!

Marcella berjengit. Televisi tua di kamarnya tiba-tiba hidup karena tadi mati lampu. Acara kultum di salah satu stasiun televisi sebelum magrib.
"Sesungguhnya kita ini milik Allah dan kepada-Nya lah kita kembali. Makhluk mati itu biasa, justru kalau hidup terus, itu yang bahaya!" kata Ustad di dalam tausiahnya.

***
Note: Setiap makhluk pasti mati. Ramadhan akan segera pergi. Yuk ibadah lagi. Semoga kita istiqomah sampai nanti, amin.

http://www.kampungfiksi.com/2015/07/ceritera-juli-11-pesan-dalam-botol.html

Friday, 10 July 2015

Kotak Rahasia Pandora

Bismillaahirrahmaanirrahiim....





Cepat kemari. Aku menemukan sebuah kotak. Ada tulisan RAHASIA di atasnya. Bantu aku membukanya.


Aku membaca lagi SMS dari Pandora lima menit yang lalu. Apa aku harus ke sana menemuinya? Sudah malam, sedangkan besok mulai UTS. Dengan IQ yang pas-pasan, bagaimana aku menghadapi ujian tanpa belajar? Tapi, apa isi kotak itu? Aku menjadi sangat penasaran.

Posisi?

Terkirim

Aku menyalakan senter di HPku. Sambil mengendap-endap, aku melangkah hati-hati. Anak-anak di asrama pasti sedang belajar di kamar. Guru penjaga, ya itu yang aku tidak tahu. Aku menuju tempat sesuai petunjuk Pandora.

"Ike!" lirih, kudengar Pandora memanggilku.

"Gimana ceritanya kamu bisa sampai di sini?"

"Itu nggak penting! Sini bantu aku buka kotak ini. Penasaran banget deh!"

"Kita balik deh! Perasaanku nggak enak,"

"Ya udah balik sana!"

Pandora cemberut, masih terus berusaha membuka kotak rahasia itu. Mau tak mau aku membantunya.

Klik!

Kunci kotak rahasia terbuka. Pandora membukanya perlahan. Kami menatap isi kotak itu dalam diam. Pandora menutupnya, tapi aku menahan.

***

Kupandangi nilai-nilai UTS ditanganku. Nilainya nyaris sempurna. Untuk pertama kalinya, aku bisa menyaingi Pandora. Kini semua anak tak akan memandangku sebelah mata. Tak ada lagi Ike yang menempel si pintar Pandora. Ah bahagianya!

Besok UTS terakhir. Kuambil kertas dari bawah kasurku. Kertas kunci jawaban dari kotak rahasia yang ditemukan Pandora.

***

CeriteraJuli #10 Kotak Pandora @KampungFiksi

Notes:
Kaya kurang greget. Aaa padahal cerita ini tak patut ditiru. Gara-gara Pandora!

Wednesday, 8 July 2015

Saya (Tak) Peduli

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Kemarin, FF yang saya buat dengan judul Di Dalam Pesawat ternyata terpilih menjadi FF terpilih di Monday Flashfiction. Selain itu, dalam voting, ternyata saya dapat banyak dukungan dan membawa pulang banner.



Fiksi ini mengingatkan fiksi saya yang lain yang juga pernah menjadi FF terpilih. Judulnya Bloating of Boat yang diubah menjadi Mencari Dibah.

Ketika membuat dua FF ini, saya berpikir sederhana. Padahal keduanya dibuat beberapa waktu setelah terjadi kecelakaan. Mencari Dibah setelah peristiwa perahu terbalik di Jepara pada 2013, sementara Di Dalam Pesawat setelah Pesawat Herkules jatuh.

Kesannya, dengan menulis FF itu, saya ini tidak peduli dengan penderitaan orang lain ya?!

Saya hanya mencoba berada diposisi orang-orang yang tidak menjadi korban yang tiba-tiba merasa takut kecelakaan. Siapa sih yang mau celaka? Tidak ada!

Ketakutan itu sebenarnya tidak berdasar. Rasa takut itu kita sendiri yang memupuknya sehingga berkembang menjadi praduga yang belum tentu terjadi. Padahal, apa yang kita prasangkakan, itu lah yang terjadi. Maka dari itu, sangat penting bagi kita untuk berpikir positif.

Cara terbaik menghilangkan rasa takut dengan melawannya. Dan saya sedang menjalani itu. Desember 2014 saya sempat kecelakaan motor. Setelah sebulan bahkan sampai saat ini, saya selalu deg-degan kalau ada yang menyalip atau mepet motor yang saya tumpangi. Tapi toh saya tetap naik motor, untuk terapi tentunya.

Saya peduli dengan kedua kecelakaan tersebut. Bagaimanapun ada warga Jepara yang menjadi korban di sana. Seperti note saya di FF Mencari Dibah, bahwa rasa itu menular. Saya tidak ingin menampilkan kesedihan di sini.

Dan percaya atau tidak, ketika sebagian orang berduka, mungkin di dekat kita ada yang merasakan kebahagiaan atas kedukaan itu. Begitulah hidup, saling berpasangan dan melengkapi. Dan apakah itu artinya saya atau mereka tak peduli?

Tuesday, 7 July 2015

ASUS Zen Power, Si Kecil Penyelamat

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Sebagai seorang blogger #Gayane, terus terang sekarang ini saya lebih sering beraktifitas menggunakan HP. Mau HP butut, HP biasa sampai smartphone. Intinya di mana ada kuota internetnya ya saya pakai, hehe :uhuk.

Selain lebih mudah dibawa, sekarang ini semua memang lebih enak pakai mobile. Saya saja ya nulis, posting, bersosmedan ria, intip diskonan di toko online ya pakai HP.

Apa jadinya kalau lagi asik-asiknya blog walking misalnya eh HP sekarat? Pasti ribet cari colokan, apa lagi kalau di luar rumah.

Untungnya ada ASUS ZenPower si kecil penyelamat. Powerbank ini tipis, seukuran kartu kredit. Jadi mudah dibawa ke mana saja dan kapan saja.



Keuntungan yang lain, kapasitas baterai 10050 mAh. Waktu pengisiannya pun lebih cepat. Kemarin pertama kali saya ngisi 9 jaman. Untuk charge HP juga lumayan cepet. Bener-bener penyelamat deh.

Oh iya, powerbank ini memiliki saudara yang ngejreng. Banyak pilihan warna. Jadi kalau kita penggemar pink misalnya, ada juga. Persis deh kaya power ranger hehehe.

Makasih buat Mbak Ila Rizky yang kemarin kasih info PowerBank ini. Makasih juga buat PT Asusindo Servistama. Bermanfaat banget ini mah, hihi :smile. Sering-sering saja bagi-bagi THRnya #Eh :hepi :hai.



Source Image

Akhirnya kalau HP on, aktifitas onlinenya lancar. Lumayan bisa nyari THR lebaran hihi :smile. Selamat beribadah!!!

Sunday, 5 July 2015

Prompt #83 - Di Dalam Pesawat



Bismillaahirrahmaanirrahiim....

***

Kruuukkk....

Kutoleh tempat duduk di sampingku. Laki-laki itu tersenyum. Aku meringis memegang perutku yang lapar.

Pesawat baru lepas landas selama 15 menit. Tapi, perut yang lapar ini tidak bisa kompromi. Andai aku menyempatkan makan sebelum naik pesawat. Andai pesawat yang kutumpangi memberi snack secara gratis.

Kualihkan perhatian untuk melupakan rasa lapar. Kupandang gumpalan awan di langit. Awannya seperti membentuk wajah calon istriku.

Kruuuk....

Jangan lagi!

Kulihat laki-laki di sampingku berdiri. Menengok ke depan dan belakang seperti memastikan sesuatu. Dia mengambil tasnya.

Tiba-tiba pikiran buruk terlintas di otakku. Apa dia akan menyabotase pesawat? Ya Tuhan! Apa ini akan menjadi pengalaman pertama dan terakhirku naik pesawat?

"Sttt..., jangan berisik!" ucapnya lirih.

Aku merapal doa. Tuhan tolong aku!

Dia mengeluarkan sesuatu dari tasnya.

"Ada lemper, tahu bakso, gorengan, air minum juga ada. Dua puluh lima ribu saja!"

***

Terinspirasi dari cerita Mas Huda di sini. Pengalaman pertama terbang ketemu calon istri. Awas lebaran ini ke Jepara e, sama istrinya. Kita kopdar hihi :uhuk.

Prompt #83 - Di Dalam Pesawat

Sumber gambar: http://www.cbc.ca/m/touch/

Friday, 3 July 2015

Tabloid Halo Jepang

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Halo Jepang, merupakan tabloid yang membahas kabar Indonesi-Jepang. Misalnya orang Indonesia yang melebarkan sayap ke Jepang, atau investasi Jepang yang ditanam di Indonesia.

Kemarin, 30 Juni 2015 saya dapat kiriman lagi Tabloid Halo Jepang. Saya bengong. Tidak percaya. Berasa jadi orang penting kalau punya tabloid.

Awalnya beberapa bulan lalu saya random baca blog. Ada info tentang tabloid Halo Jepang gratis. Sayang saya lupa itu blognya siapa. Terima kasih untuk kamu atas infonya, semoga keberkahan slalu menyertaimu :smile.

Jadi setelah baca, saya kirim e-mail. Ternyata di acc dan di bulan Mei saya dapat tabloidnya. Saya pikir ya paling sebulan. Ternyata akhir Juni ada kiriman lagi.



Dari tabloid ini, saya banyak mengenal jepang. Contohnya Okinawa di mana ada Kastil Shurijo. Intinya sih bermanfaat.

Kalau ada yang minat, kirim e-mail ke sale@jkshimbun.com dengan mencantumkan, nama, alamat, no HP, pekerjaan, usia. Semoga masih ada promo gratisnya heheh :uhuk

Thursday, 2 July 2015

Godaan Saat Puasa

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Ramadhan, bulan purnama dan saya tidak puasa :uhuk. Malam-malam begini, masa puasa? Hihi :smile.

Sepanjang Ramadhan ini, walau pun usia saya dewasa, tapi tetap kadang tergoda. Kaya puasa tanggal sepuluh kemarin. Bener-bener ngelus dada.

Malam tanggal sepuluh, entah kenapa saya banyak makan dan nyemil. Setelah tadarus lebih banyak di mushola, pulangnya saya nyemil lagi. Pas sahur ngebut makan lagi.

Paginya saya nyuci banyak. Habis itu siap-siap ke Jepara kota. Saya ke Puspusda balikin buku sekalian foto untuk kartu baru. Lanjut nyervis motor, habis itu lihat pameran di Masjid Agung Jepara. Karena bosan lihat buku yang tak berdiskon, saya pergi ke pasar untuk patriin kalung masnya si Mbak.

Yang namanya pasar ya ramai dan warung-warung masih buka. Banyak yang jual es, dan baunya, ya ampun! Iman saya betul-betul tergoda. Entah kenapa tiba-tiba perut saya lapar banget.

Ramadhan, warung dilarang buka. Nyatanya? Salah siapa kalau buka?

Salah saya lah kau tidak kuat iman. Yang puasa ya puasa, kalau tidak puasa kan tetep makan semau mereka. Walaupun ya di warung itu banyak yang berkerudung. Siapa tahu memang lagi halangan heheh :Uhuk.

Menurut saya, mau warung buka atau tidak itu tidak berpengaruh. Jujur saja, saya nemu kok orang yang di KTP islam, tapi tidak solat tidak puasa. Semua itu kan tinggal masing-masing individunya. Iya kan?

Kalau kalian, puasa ini sudah tergoda apa? Jangan bilang tergoda diskon? Itu mah saya juga hehehe :uhuk.