Friday, 22 July 2016

Yang Lebih Bahaya dari Pokemon Go

Bismillaahirrahmaanrrahiim....

Jum'at berkah! Masih berkutat dengan rutinitas harian ya?! Jangan-jangan masih ribut soal Pokemon. Ngaku?! Hayo siapa yang sudah instal Pokemon?



Pokemon Go adalah  permainan realitas di Smartphone yang dikembangkan oleh Niantic (perusahaan sempalan milik Google) yang tersedia untuk perangkat iOS dan Android yang memungkinkan pemainnya untuk menangkap, melatih, menukar, dan mempertarungkan setiap karakter Pokemon yang ada di HP di setiap tempat dalam dunia nyata. Pokemon Go masih terbatas seperti di Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru dan Jerman. Permainan ini diluncurkan secara beta pada bulan Juli 2016 (Wikipedia).

Berita terkini hari ini, dari pada melarang, Pemerintah harusnya didik pemain Pokemon Go. Kenapa? Karena dasarnya kita adalah orang-orang yang penasaran dengan hal baru. Semakin dilarang semakin penasaran. Kalau sudah coba dan nggak cocok ya tinggal. Tapi kalau cocok, hayuk lanjut dengan catatan tidak membahayakan diri sendiri atau orang lain.

Kata teman si Kakak yang sudah main Pokemon, main itu nggak harus natap layar. Bisa kok ngaktifin kamera dan GPS tentunya lalu dibiarin. Nanti dalam jarak terdekat ada pemberitahuan adanya Pokemon, baru deh liat HP.

Saya sendiri belum tertarik dengan Pokemon Go. Bertahun lalu, kartun Pokemon juga bukan kegemaran. Saya lebih suka liat Tsubasa atau Doraemon. Bagi saya, ada lho yang lebih bahaya dari Pokemon.

Apa itu?

Keasyikan baca sesuatu sambil jalan kaki.

Cuma baca lho, Ji, kok bahaya sih?

Baca itu butuh konsentrasi dan pemahaman, nggak asal baca bablas. Itu saya ya. Dan baca sambil jalan sudah jadi kebiasaan sejak SD.

SD pagi sampai siang, sorenya saya sekolah Diniyah, agama yang kalau diurut berarti di atasnya TPQ. Dulu waktu malam setelah ngaji saya belajar untuk pelajaran SD. Dan ketika berangkat sekolah Diniyah, saya baru belajar sambil jalan. Nenteng catetan, menghafal, semua saya lakukan sambil jalan menuju sekolah.

Masuk MTsN, saya masih suka baca sambil jalan. Walau nggak sering, ada aja yang buat saya jalan sambil liat buku. MAN? Ini malah sering banget sampai ada yang negur buat hati-hati agar nggak kesandung. Lha kaki saya sudah punya mata dan akrab dengan jalan, hahaha.

Sudah pensiun dari sekolah, sekarang yang dibaca HP. Sering banget saat jalan pagi saya natap layar HP. Pernah pas gelap dan pagi banget, saya jalan dari pinggir ke tengah terus ada mobil. Parah banget nggak sih?

Namanya juga kecanduan, mau dilarang juga nggak bisa. Yang ada, kita kudu hati-hati dan lihat sekitar. Iya saya kecanduan baca sambil jalan, tapi itu pas di daerah yang sudah saya kenali. Kalau baru 1-2 kali berkunjung, nggak bakal lah saya baca gitu. Nyetir motor juga saya baca lho. Baca rambu dan arah jalan, hahahai #SayaHobiNyasar.

Bahaya atau tidak, mau Pokemon, baca, game lain, intinya kalau sesuatu itu berlebihan jatuhnya nggak baik. Makan aja walaupun halal, tapi adabnya berhenti sebelum kenyang.

Kita ini makhluk yang berpikir, makanya harus bisa gunakan otak untuk membedakan mana yang baik dan mana yang tidak. Bijak, begitu lah. Ambil positif, buang negatifnya. Hiburan boleh, tapi ingat waktu.

Kalau kita main terus, kapan melakukan hal serius? Serius kerja terus, kapan me timenya? Nyari Pokemon terus, Berita terkini hari ini ada PokeDatenya, siapa tahu jodoh, hahahaa.

Sampai jumpa! Happy Blogging!

12 comments:

  1. Saya main Pokemon kok, dan ga harus selalu megang hape ya kalau ada waktu luang saja, hehe.

    ReplyDelete
  2. kirain apa mba.. jadi yang lebih bahaya dari pokemon go itu adalah keasyikan baca sesuatu sambil jalan kaki, takut tersandung tuh mba apalagi kalau di jalan raya takut keserempet dah..

    ReplyDelete
  3. Poke Date banget ya kan...
    Temen ada yang maen ke rumah, ngejelasin gimana cara mainnya Pokemon Go... seru banget sih. Tapi belom minat maen, males... wkwkwk

    ReplyDelete
  4. Hehehe.. pokemon emang bkin addict ya.. dan ternyata ada yg lbh bahaya lg

    ReplyDelete
  5. Aku gak main Pokemon, emang males mainan kayak gitu. Hpku gak ada gamenya

    ReplyDelete
  6. minggu lalu suami saya menginstal game ini di hp saya tapi sampai saat ini saya belum tertarik untuk memainkannya, takut kecanduan soalnya, hihihi :D

    ReplyDelete
  7. Aku ga punya pokemon go. Ga suka main game juga sih, juga hemat kuota heheheh

    ReplyDelete
  8. Nah, iku, jalan sambil baca, trus jatuh atau cuma tersandung. duh.... Kebiasaan yang bahaya tapi asyik dilakukan. Yo wes ayo main pokemon go...

    ReplyDelete
  9. Enak main pokemon di komputer, gak resiko jatuh.

    ReplyDelete
  10. Well, kalau ditarik kembali ke root problemnya.. karena gadget.. take care.

    ReplyDelete
  11. permainan ini buat orang lupa rumah, maunya dijalan aja..hehehehe

    ReplyDelete
  12. Eciiieee, ending tetep aja ada bahas jodoh :p

    Saya belum tertarik utk install pokemon, hihihih

    ReplyDelete

Mana jejak tulisanmu?