Sunday, 11 December 2016

[Quiz] Prompt #135: Dia [Bukan] Anakku

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

***

"Penculikan lagi? Ya ampun?! Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun diduga diculik oleh orang yang tidak dikenal. Pelaku memakai jaket hitam dan wajahnya terlihat berjenggot,"

"Wajah berjenggot? Berarti jelas kan pelakunya?"


"Belum, baru dilacak. Kasian anak-anak ya. Mau main saja diincar sana sini,"

Dan Dimas mulai bercerita tentang pertemuannya dengan seorang perempuan yang mencurigakan beberapa hari lalu. Saat itu dia sedang duduk-duduk di taman pinggir kota. Perempuan itu terus mengamati anak-anak yang bermain di sana. Tak lama, dia mendekati seorang anak yang bermain sendirian.

"Lalu apa yang terjadi?" tanyaku penasaran.

"Dia pergi setelah ada yang mengaku orangtua anak itu. Jadi ada baiknya kita pura-pura kenal si anak biar mereka aman."

"Kata siapa?"

"Kata iklan TV. Alah kamu mana ngerti wong anak aja belum punya. Dasar jomblo! Hahaha!"

"Kampret!"

***

Kulihat seorang perempuan mencurigakan seperti deskripsi Dimas tempo hari. Dia seperti mengawasi anak yang bermain truk di dekat bangku tempat dudukku. Dia mendekat, betul seperti cerita Dimas.

Pixabay

"Permisi. Anda ayah anak ini?"

Aku menatapnya lekat, menimbang. Kalau aku bilang dia bukan anakku, bagaimana kalau dia menculiknya? Bagaimana jika anak ini dijadikan pengamen atau malah dijual organnya? Wah ini tidak benar!

"Ya betul, saya ayahnya," jawabku mantap.

"Anda yakin?"

"Tentu saja! Memang kenapa? Anda mau menculiknya ya?!"

Dia menatapku aneh, "Tidak Pak. Begini, anak ini sering sekali ngutang di warung saya. Katanya Ayahnya yang nyuruh. Totalnya 250 ribu. Tolong Bapak bayar sekarang,"

"Eh tapi saya bukan Ayahnya," jawabku gelagapan.

"Sudah lah, Pak. Sebelum saya teriak nih!"

"Eh kamu, bilang dong, saya ini bukan Ayahmu,"

"Betul, Bu. Dia ayahku," kata anak itu sambil memamerkan giginya.

Astaga, ini anak siapa?!

***


Saya sudah lama enggak nulis fiksi. Kangen.... Ini cerita saya yang sering termakan iklan, hehehe. Sampai jumpa. Happy blogging!

4 comments:

  1. Wah ternyata anak dan ibu yg besekongkol. #nuduh

    ReplyDelete
  2. hhaahaha njir bener nih cerita mbak... ngakak abis bacanyaa xoxoxoxoxxoo
    kereen (y)

    ReplyDelete

Mana jejak tulisanmu?