Jiah My Id

The Power of Anak Kampung

Powered by Blogger.
Showing posts with label My Story. Show all posts
Showing posts with label My Story. Show all posts

Ketika di Bus

Bismillahirrahmaanirrahim

Setelah kemarin bercerita tentang Kota Dua Kelinci, akhirnya sore tanggal 3 Maret aku balik ke Jepara. Kalau kemarin berangkatnya sendiri, sekarang pulangnya ngga sendiri :uhuk . Ini bukan lantaran disana menemukan sesosok manusia kemudian jatuh cinta dan mengajak menikah. Itu terlalu mengada-ngada dan kurang so sweet :uhuk . Ini karena Bu e, Bapak dan Irfan nyusul kesana :uhuk . Anak mamikah diriku ini? :uhuk . Jelaslah, aku anak Bu e dan Bapak :smile .


Sebenarnya kemarin itu Bapak Bu e ada acara di Rembang sama anggota ngajinya. Yah wes, mampir deh ke rumah mbak sekalian nengok cucu, si Lala. Meski cuma sehari, paling ngga sudah cukup nyenengin keluarga jauh. Oh iya, tempat tinggalnya mbak Ita dan keluarga sebenarnya lebih dekat ke kota Rembang daripada ke Pati. 


Setengah lima sore kami sudah cabut ke jalan buat nunggu bus Indonesia Jepara Surabaya. Biasanya sih jam lima sudah datang, tapi kemarin setengah enam sore baru muncul tuh bus. Itu aja yah yang barengan nunggu ada beberapa orang. Langsung deh busnya penuh ngga dapat tempat duduk. Sebenarnya aku biasa aja kalau ngga dapat tempat duduk. Wong dulu pernah balik dari rumah mbak sampai Jepara berdiri. Biasanya aku paling ngga tahan berdiri terus kesemutan. Alhamdulillah, waktu itu ngga kesemutan sama sekali, malahan enjoy aja tuh :uhuk . Bagaimana dengan kemarin? Yap, aku duduk lesehan di belakang pak supir :uhuk . 


Awalnya sih aku mau jongkok aja, tapi posisi kurang pewe jadinya yah lesehan di belakang pak supir. Mikir-mikir enak kali yah kalau bisa baca buku, tapi lampu busnya ngga dihidupin, gatot deh. Akhirnya ndomblong aja liatin jalan sambil mantengin cari-cari patung Dua Kelinci. Tapi toh kenyataannya ngga nemu :uhuk .


Sekitar di Kudus, akhirnya dapat tempat duduk jejeran sama guruku pas MAN. Kebetulan aja sih karena beliau habis ngunjungin orang tuanya. Sebenarnya, kalau pun aku ngga nyapa beliau ngga ada masalah sih. Wong aku nyapa aja beliau lupa-lupa ingat sama aku :smile .


Namanya di dalam bus, apa pun bisa terjadi. Mulai dari ngga dapat tempat duduk, desak-desakan, kecopetan [aku belum pernah, semoga saja ngga pernah] dan lain-lain. Kalau ngga dapat tempat duduk sama desak-desakan mah biasa. Paling parah kalau sore hari barengan sama buruh yang ngga mandi trus ngangkat tangan buat pegangan, OMG :omg . Rasanya sudah pengen muntah sendiri, antara bau wangi dan bau keringat. Yah, namanya juga kendaraan umum. Kalau mau santai mah pakai kendaraan pribadi :uhuk .


Lihatlah yang ada di depanmu kemudian tulislah :uhuk . Jadi, di bus yang aku tumpangi itu memiki usia yang berbeda-beda. Ada yang masih balita, anak-anak, remaja, dewasa, ibu-ibu, bapak-bapak, mbah-mbah semuanya ada. Dari yang berjilbab, ngga pakai jilbab, bertopi, memakai kaca mata, bertas besar, tas kecil semuanya ada. Tapi ada satu tempat duduk yang terus saja ku amati.


Tempat duduk tersebut dua bangku dengan posisi di sebelah kiri tempat dudukku nomor dua dari depan pintu bus. Aku sendiri duduk di posisi kanan bangku nomor tiga. Bangku yang ku amati itu dihuni oleh seorang laki-laki dan perempuan [usianya kira-kira 20-an keatas mungkin mahasiswi/siswa]. Aku berfikirnya positif aja, mungkin mereka ‘pasangan’ entah suami istri atau pacar. Namanya juga ngira-ngira :uhuk .


Awalnya, semua normal. Si cewek sibuk dengan Hpnya, si cowok rada ngantuk-ngantuk gimana gitu . Kadang aku berfikir, dosa kali yah mataku ini. Jelalatan banget ngawasin orang lain :uhuk . Setelah memasuki Jepara, penumpang sedikit berkurang. Aku panggil deh Irfan biar duduk di sampingku, biar agak pewe gitu deh.


Ketika si Irfan sudah duduk disampingku, matanya itu lho ngga berhenti-henti menatap ke bangku sebelah. Bangku yang di huni ‘pasangan’ yang ku sebut tadi . What happen? Why? Ku tengok. Ternyata mereka berdua sedang pegangan tangan. Muka mereka deket banget. Karena si mbaknya berjilbab, aku fikir kemungkinan besar mereka suami istri. Yah, nikah muda memang bisa menjadi alternatif untuk mencegah perbuatan yang ngga pantas.


Masih memperhatikan ‘pasangan’ tadi yang sebenarnya aku mulai risih ketika melihatnya. Irfan masih saja memperhatikan keduanya yang malah makin ‘mesra’ . Aku coba mengalihkan perhatian Irfan dengan meminjamkan HP milikku. Pokoknya sebisa mungkin Irfan ngga liat lagi adegan yang kurang pantas itu. Berhasil? Yah lumayan, soalnya Irfan mendadak pusing dan mual. Jadi dia coba tidur lagi deh.


‘Pasangan’ tadi masih ‘mesra’ dan aku benar-benar risih dibuatnya. Sekali pun mereka suami istri, harusnya mereka sadar tempat. Mereka bukan di rumah sendiri apalagi di kamar. Kok bisa-bisanya ‘Mesra-mesraan’ di kendaraan umum yang penumpangnya ngga hanya usia 17+ . Awalnya aku mau komplain saja atas kelakuan mereka. Tapi kemudian aku urungkan karena aku berfikir, bagaimana kalau mereka pasangan suami istri? Nanti mereka marah karena hak asasi mereka di ‘ganggu’. Intinnya sih, masa bodohlah. Mending tidur saja :uhuk


Tapi toh kenyataannya aku ngga bisa tidur. Bukan alasan takut kesasar, wong aku turunnya tepat di garasi, tapi yah memang ngga bisa tidur. Sampai akhirnya setelah lampu hijau di kawasan SMEA Jepara, si mbak ‘pasangan’ tadi berdiri. Kaget aku, kok ngga sama si lelaki ‘pasangan’ nya?


Aku nepok jidat, istigfar, ngamuk dalam hati, sewot, uring-uringan ngga jelas liat si cewek turun duluan terus si lelakinya yang tadinya duduk langsung berdiri dan ikut turun beberapa meter setelahnya. Jadi mereka itu? Arggg ...


Sampai di rumah, setelah bla-bla, Bu e pun bercerita. Setelah dapat tempat duduk, Bu e duduk tepat di bangku depanku dan memperhatikan ‘pasangan’ itu juga . Bu e istigfar, nyebut macam-macam untuk mengekspresikan apa yang dilihatnya. Aku pun menyambung dengan ekpresi yang sama syok :shock nya ketika tau kenyataan yang ada.


Bu e langsung wanti-wanti agar aku jaga diri. Jangan sampai kejadian macam di bus itu terjadi padaku. Tadinya pun aku berfikir betapa romantisnya adegan di bus dalam drama Korea. Ngga sengaja tertidur dan bersandar dipundak seseorang. Tapi toh kalau ada yang tertidur dan nyaris mendekat, aku langsung masang tameng, menjauh agar ngga bersentuhan.


Kenyataannya, berjilbab pun ngga jadi jaminan keimanan seseorang. Masih banyak yang berlilbab tapi rambut belakang ala ‘Ekor Kuda’ masih terlihat. Banyak yang berlilbab, tapi pakaiannya ketat. Entah masih bagus mana antara badan berjilbab, tapi hatinya entah kemana dan badan tidak berjilbab tapi hati senantiasa tunduk pada-Nya.


Semua kembali pada hati masing-masing individu. Aku ngga nyalahin si mbak yang berjilbab itu. Aku tak yakin kalau aku masih lebih baik darinya. Mungkin dia ngga bisa menghindar atau ngga punya keberanian untuk melawan. Bukankah berjilbab adalah pilihan dan kemantapan hati? Bagiku, berjilbab atau pun ngga, yang penting sopan dan bisa menjaga diri. 


Aku perempuan, kita perempuan yang sekarang ini memang belajar untuk ngga asal dicolek. Aku punya harga diri, ngga sembarang orang asal nyolek. Dikira kita ini sambal yang bebas di colek sana-sini apa? Bukankah rusaknya akhlak perempuan sama artinya rusaknya negara? Lalu mau jadi apa negara kita ini? Anak-anak kita nanti?

Kota Dua Kelinci

Bismillahirrahmaanirrahim

Mengawali postingan bulan Maret ini, hem baiknya aku cerita sedikit tentang recap bulan Febuari kemarin :uhuk . Jadi ceritanya tema bulan Febuari kemarin adalah cerita cinta. Tapi yah ujung-ujungnya ikut giveaway juga :uhuk . Ngga papalah, meskipun ada yang bilang aku ini Miss GA, Banci Kuis, Banci Kontes yang penting aku happy :hepi :wek . Kayaknya jadi kepuasan batin kalau bisa ikut Giveaway meskipun ngga menang :smile . Kalau menang? Jingkrak-jingkrak dong yah :uhuk

Lanjut? Okey :smile

Mengawali bulan Maret, tepatnya tanggal 1 Maret aku pulang ke rumah. Pertama, jeng-jeng dulu liat pameran buku di Jepara. Meskipun ngga terlalu rame, paling ngga aku masih bisa beli buku murah buat koleksi pribadi :uhuk .  Setengah enam sore, kakak jemput dan pulang deh. Malamnya, persiapan buat perjalan buat esok pagi ke Kota Dua Kelinci :uhuk

Pada tau ngga Kota Dua Kelinci itu dimana?

Kota Dua Kelinci itu adanya di Pati Jawa Tengah. Kenapa disebut Kota Dua Kelinci? Karena Produk Dua Kelinci yang terkenal itu pabriknya hanya ada di Pati, ngga ada di Jakarta. Selain Dua Kelinci, ada juga pabrik Kacang Garuda. Pokonya yang berbau kacang-kacangan ada disana deh. Ya iyalah, wong Pati Bumi Mina Tani :uhuk . Disana juga ada patung pak Tani bawa kacang. Kalau di Jepara Bumi Kartini, patung RA. Kartini gandeng anak kecil sama bawa obor gitu.

Back to topik.

Tepat setengah lima pagi tanggal 2 Maret alarmku berbunyi. Skip aja deh langsung jam lima berangkat ngejar bus Indonesia. Sayangnya, bus dah keluar dari garasi, jadi harus ngejar sampai terminal Jepara. Akhirnya sampai juga di terminal dan bus Indonesianya memang lagi ngetime . Sekitar pukul 05.40 bus Indonesia Jepara Surabaya berangkat. Awalnya aku duduk sendiri sampai di kecamatan lain di jejeri sama ibu-ibu yang juga mau pergi ke Pati.

Setelah bosen baca buku de el el, akhirnya aku milih tidur. Sampai di kota Kretek aka Kudus aku bangun. Dari situ udah ngga bisa tidur lagi. Akhirnya milih liatin jalan sambil mengagumi cintaan-Nya yang begitu indah :smile .


Memasuki kota Pati, mataku sudah ku pajang waspada. Aku penasaran banget sama patung ikon Kelinci yang tersohor itu. Hem, sampai aku turun dari bus pun sama sekali aku ngga liat tuh gigi kelinci :hwa . Kalau yang pabrik Garuda sih sempet liat, tapi yang kelinci itu lho. Kayaknya dia ngumpet ngga berani liat aku :uhuk

Yah karena aku ngga berhasil mantengin si Kelinci, jadi ya aku ngga bisa cerita apa-apa, ngga tau deh bagaimana bentuknya tuh gigi :uhuk . Cerita kali ini ditutup dengan acara telfon mbak Ita buat jemput aku. Sempat syok juga si mbak waktu aku bilang minta jemput. Lha iya, wong kemarin pas telfon-telfonan aku bilang mau ikut kakak rekreasi ke kota lain. Lha ini tiba-tiba minta di jemput aja :uhuk

Happy Blogging :smile

Suka - Suka

Baiklah, ini tentang aku yang kemarin :uhuk . Setelah berhasil ijin pulang, aku telah menyiapkan beberapa rencana untuk mengisi akhir tahun 2012. 


Dimulai dengan kepulangan sore hari pada tanggal 29 Desember 2012. Hal yang ku lakukan pada malam hari, yang jelas aku akan absen latihan untuk kesekian kali. Lalu aku mengajak kakak pergi ke Jepara untuk beli batre Hp. 


30 Desember 2012, Pagi hari OTW ke Pati. Maunya sih sampai tanggal 1 Januari baru pulang. Lumayankan? Soalnya aku libur sampai tanggal 2 Januari 2013. Maunya juga aku naik bus, kalau sendiri. Bawa buku bacaan buat di bus, lalu dapat kenalan dan ngobrol trus bla bla bla :uhuk . Itu cuma rencana di otak. Pada akhirnya aku sms si Kakak buat diajakin ke Pati :smile karena kebetulan kakak libur juga. Kalo begini jadinya, ngalamat ngga ketemu someone di bus karena bisa dipastikan kita akan melaju dengan sepeda motor :uhuk


Rencana ya rencana dan inilah kenyataannya :smile


Setelah buat postingan terjadwal, sore tanggal 29 Desember 2012 aku pulang naik bus. Di bus sudah ada panggilan dari mb’ Ita. Mendadak curiga, jangan-jangan :uhuk . Ya sudah, aku balas pake sms soalnya busnya berisik sangat. Aku ngga bisa dengar suara si Mb’ :hoeh . Akhirnya sampai perempatan dan terlihat si adek sudah nunggu dari tadi pas sms. Langsung saja introgasi si adek, tanya tentang Mb’ Ita. Eh lhadalah ternyata Mb’ Ita udah ada dirumah beuh :uhuk . Rencana ke Pati pun gagal sudah :smile


Malamnya pun aku ngga jadi ke Jepara wong disuruh kakak beli batrenya dikonter dekat perbatasan desa :uhuk . Pagi harinya pun aku ngemong Sinta coz ibunya lagi bantu Bu e masak-masak buat acara ngaji di malam 30 Desember 2012. Sampai tanggal 2 Januari pun aku babar blas ngga kemana-mana. Alasan klasik ya karena hujan [Padahal ngga ada yang ngajak :uhuk ] . Padahal kemarin dah colek-colek buat kopdar sama adek kelas, eh batal :hwa


Yah, meskipun ngga kemana-mana, setidaknya aku bisa kumpul bersama keluarga. Jarang banget lho bisakaya gitu :uhuk . Berita bagusnya, kemarin aku sempat buat hiasan jilbab dari kain bekas, jadi semacam bunga gitu :smile . Jangan ditanya mana gambarnya wong aku lupa fotoin ditambah belum tak pasangin penitinya lagi :uhuk 


Intinya, selama liburan kemarin kerjaanku cuma makan, tidur, nonton TV, ngemong Sinta dan sidejob lagi :uhuk . Endingnya? Pipiku kelihatan cabi beuh :shy . Oh iya, awal tahun ini aku dapat award :uhuk . Perasaan sudah lama banget ngga dapat ginian. Lumayanlah buat nambah koleksi di Gudang Awards :smile 


Nada Hati - Lea
Jangan lupa buat ikutan Giveaway I <3 Mimi . Dijamin maknyusss

Oh iya, yang kemarin minta disalamin ma Bu e, dah tak laksanain kok :uhuk . Thanks buat yang udah koment  dan maaf karena belum bisa full Bewe :peace

Happy Blogging :hai

Hero Itu Ada Didirimu

13 September 2012
01.30 WIB

"Kamu berani kan Ji?" Tanya atasanku
"Berani Pak," Jawabku mantap, tapi kemudian meragu

Beliau pun pergi meninggalkanku setelah menyuruhku bersiap-siap.
Aku berfikir ulang, Ya Rabb? Apa aku berani? Apa aku harus bilang lagi, aku takut Pak. Rasanya itu, kegalauan berkecamuk dalam hati.

Aku, bukan sesosok gadis yang takut akan kegelapan. Aku suka tidur dalam keadaan gelap, aku biasa berjalan di belakang rumah saat gelap. Kalau dibanding kedua kakak perempuanku, keberanian mereka pasti kalah jauh dengan keberanianku. Aku takut pada Tuhan, aku takut jika kedua orang tuaku marah dan aku takut akan perasaanku sendiri. Lalu kali ini, apa aku berani, melewati hutan sendiri? Jika keluar rumahku sendiri, tentu aku masih berani karena lampu disepanjang jalan tak mati. Tapi ini? Hutan, tak ada lampu, tak ada penerangan, hanya ada banyangan. Bayangan ketakutanku sendiri.

There's a hero
If you look inside your heart
You don't have to be afraid
Of what you are
There's an answer
If you reach into your soul
And the sorrow that you know
Will melt away

Magrib
Istri atasanku pergi untuk menjaga ibunya di Puskesmas Kecamatan. Aku diberi amanat untuk mengontrol mesin agar air bisa cepat diproses. Bekerja ditempat pengisian air minum memang jauh dari bayanganku. Tapi toh kenyataanya ini yang sedang ku jalani.

Setelah ditinggal pergi Istri atasanku, lama sekali. Tapi air tak kunjung jadi, malah mesin tambah mengaung karena air dalam bak besar belum cukup untuk mengisi dan terpaksa aku mematikannya. Menunggu waktu, menunggu air bisa terisi saat jam 00.00 nanti.

21.00 WIB
Aku pamit tidur, bersiap memasang alarm saat tengah malam nanti. Entah, mata ini enggan terpejam, aku tak bisa tidur. SMS jawaban dari Mb' Maya muncul di layar HP ku, ya tadi aku mengirimkan SMS setelah membaca blognya tentang "Penulis Tamu".  Ku baca sekilas, aku belum sempat mengirim balasan karena aku harus bisa tidur saat itu juga.

00.08
Aku terbangun mendengar bunyi alarm yang kupasang. Enggan, ya aku masih sangat ngantuk. Tapi, amanah itu membuatku tersadar, aku harus mengecek air dalam bak besar.

Air sudah cukup, mesin ku hidupkan. Aku juga mencoba sedikit cara yang biasa dilakukan untuk memancing air agar segera naik ke pralon. Lama ... Mesin malah tambah mengaung-ngaung membuatku panik. Aku mengirimkan SMS pada Istri atasanku untuk bertanya apa yang harus kulakukan.

Aku terus berusaha, mencoba berbagai cara agar si mesin hidup sewajarnya. Bajuku basah karena air, dingin menusuk. Rasanya aku ingin segera masuk ke kamar untuk mengambil selimut yang bisa menghangatkan tubuhku.

Tidak ada perubahan setelah banyak menit telah ku habiskan. Hingga, pertanyaan besar itu muncul.


"Kamu berani kan Ji?" Tanya atasanku
"Berani Pak," Jawabku mantap
"Nanti jangan lewat hutan sononan, lewat hutan jati saja jauh lebih aman. Sekarang bersiaplah, aku yakin kamu bisa. Jadilah wanita pemberani,"

Aku masih terpaku, gamang dalam hati. Semua telah ku jawab, aku tak mungkin menelan lagi kata-kata yang telah keluar dari bibirku. Aku bersiap, mengambil jaket, dompet, helm untuk berjuang melewati pagi yang sangat menghantui.

And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you

Aku menghidupkan motor dan mulai melajukannya. hatiku terus berdzikir menyebut asma-Nya. Aku terus berusaha mensugestikan diri bahwa semua akan baik-baik saja, tidak akan terjadi sesuatu diluar kendaliku. Ya, aku berhasil melewati kuburan yang menjadi momok di desa tempat tinggalku sekarang ini.

It's a long road
When you face the world alone
No one reaches out a hand
For you to hold
You can find love
If you search within yourself
And the emptiness you felt
Will disappear

Aku melaju dengan santai. Aku tak mau salah jalan hingga terperosok dalam lubang. Udara masuk kepori-pori tanganku, dingin. Kakiku juga, aku lupa membawa kaos kaki dan hanya mengenakan sandal jepit merahku.

Aku memutar masalalu ketika pertama kali aku mengendarai motor sendiri di desa ini. Saat itu belum jam sembilan malam, tentunya masih ada orang yang akan lewat dihutan yang berpenghuni ini. Waktu itu aku berhasil melewati setiap ketakutanku. Lalu sekarang ini bagaimana?




Potret hutan yang kulewati saat pagi-siang hari

Aku masih terus berkomat-kamit sendiri meminta perlindungan-Nya. Aku berhasil keluar dari hutan dan menuju Puskesmas kecamatan untuk bertukar posisi dengan Istri atasanku.

02.00
Aku berhasil sampai di Puskesmas. Penjaga Puskesmas sedikit heran dengan kedatanganku. Aku segera berjalan menuju ruang perawatan. Ya, semuanya telah berakhir ... 

Aku, hanyalah aku. Gadis yang selalu dihawatirkan oleh kedua orang tuanya. Aku, seseorang yang tidak diijinkan jika harus bepergian jauh sendirian sekalipun itu siang hari. Aku, tak pernah tahu, bahaya apa yang akan terjadi. Tapi sekarang, aku ingin menjadi gadis yang lebih baik, menjadi seseorang yang jauh lebih berani. 

Apa ini arti sebuah kepahlawanan? Aku bukan pahlawan yang harus datang bertukar tempat dengan Istri Atasanku untuk mengatur kembali mesin airnya. Aku hanyalah aku, aku yang biasa saja. Terimakasi ya Rabb, Kau telah memberikan perlindungan dan keberanian padaku.

Lord knows
Dreams are hard to follow
But don't let anyone
Tear them away
Hold on
There will be tomorrow
In time
You'll find the way

Paling tidak aku bisa menghilangkan ketakutanku. Aku menjadi pahlawan untuk diriku sendiri. Setiap orang pasti punya ketakutan tersendiri tapi sebenarnya dia juga punya jiwa kesatria yang kadang timbul tenggelam didalam hatinya. Bukankah untuk menjadi pahlawan orang lain, kita harus bisa menjadi pahlawan untuk diri kita sendiri?

Tulisan ini diikutsertakan pada Lovely Little Garden's First Give Away 

Thanks a lot to : Hero - Mariah Carey

Rasanya Itu


Rasanya Itu .....



Hem,rasanya kaya apa ya? Kamu megang komputer tiap hari, kadang-kadang internetnya bagus, tapi kamu ngga bisa nulis apapun. Kamu ingin makan, tapi za gitu deh. Ngga bisa makan akhirnya lapar. Seperti itu juga yang aku rasakan saat hiatus. Hiatus? Apaan tu?



Pertama kali baca kata Hiatus tuh pas baca Postingan Mb' Ila. Kapan? Setahun yang lalu kayaknya. Disitu Mb' Ila berdoa agar tidak hiatus. Nah Trus aku koment, Hiatus tuh apa mb'? Lama ngga dijawab akhirnya browsing sendiri di Google. Hiatus (haɪˈeɪtÉ™s) adalah kata unik yang berasal dari bahasa latin. Sebuah kamus menegaskan asal kata ini lebih lanjut dengan “Hiatus: 1563, “break or opening in a material object,” from L. hiatus “opening, rupture, gap,” from hiare “to gape, stand open.” Sense of “gap or interruption in events, etc.” is first recorded 1613. (Online Etymology Dictionary, © 2010 Douglas Harper)”. Yah, Hiatus tuh semacam hibernasi ( kaya hewan aja. NoTe : Al Insanu Khayawanun Natiq = manusia adalah binatang yang berfikir) ato bahasa keren kalo orang pacaran tuh BREAK.



Dibilang hiatus ya emang hiatus. Tapi pas sebelum Ramadhan sempat juga nulis Hallo. Itu aja sebenernya grogi ngga ketulungan gara-gara ke warnetnya sama kakak. Maklumlah, aku kalo nulis trus ditungguin rasanya gugup, ide ngga muncul. Apalagi disana juga ada insiden, aku ngga sadar telah nyanyi-nyunyu di warnet dengan keras, maluuuu :shy



Back to point. Inilah ujian kesabaran, inilah resiko atas keputusan yang telah kuambil beberapa waktu yang lalu. Harus mau meninggalkan hal-hal yang sebenarnya sulit ditinggalkan, kaya ngeblog. It's okey, ngeblog bisa ditinggal sementara demi masa depan. Tapi baca, oh my God ampunnnn. Untungnya Al-Qur'an selalu menemani jadi saat hati gundah gulana karena ngga bisa baca novel ato ngga bisa ngerjain apa-apa yang ku suka, Al-Qur'an selalu jadi pegangan.



Sedikit demi sedikit, akhirnya lara yang kurasa sedikit terkikis dengan adanya ebook :hepi . Pagi buta aku coba download ebook dan alhamdulillah berhasil. Dari sanalah, aku mulai bisa membaca lagi tanpa nenteng novel. Padahal kemarin aja baru beli buku. Huh, belum kebaca lagi jadinya. Namanya juga hidup, seringnya kita ngga tahu apa yang akan terjadi nanti, besok, atau kapanpun.



Dari aku hiatus saja ternyata beberapa blogger juga hiatus. Mb' Dhe, Mas Amri, dan banyak lagi. Mb' Nay yang malah menghilang entah kemana. Selain itu, banyak juga blogger baru yang semakin exis dan tulisannya pun jauh lebih menarik. Banyak juga blogger yang hiatus gara-gara ujian akhir, nulis skripsi de el el akhirnya bisa comeback lagi. Seneng deh rasanya :hepi . 



Meskipun kemarin pas mau update sempat setres gara-gara lupa cara masang banner, lupa kode ABC, pokok e lupa isi blog sendiri itu apa. Ini aja nulis seadanya, belum berani orak-arik blog lagi gara-gara sibuk. Menjadi silence reader juga asyik kok.  Biarlah semua berlalu, meski target 2012 belum tercapai harus tetep Happy dan semangat :uhuk



Kata Nabi Muhammad SAW, Ingat 5 perkara sebelum 5 perkara :

1. Hayataka qobla mautika

Hidup sebelum mati

2. Syababaka qobla haramika

Muda sebelum tua

3. Shihhataka qobla saqamika

Sehat sebelum sakit

4. Ghinaka qobla faqrika

Kaya sebelum miskin

5. Sa`atika qobla dloiqika

Lapang sebelum sempit   


Gunakan waktu dan apapun yang kita miliki dengan sebaik-baiknya, sebelum sesuatu yang tak terduga terjadi. Kita harus siap dengan segala situasi dan kondisi. Thanks a lot buat Mb’ Maya, Srulz, dan teman-teman blogger lain . Semoga apa yang aku tulis bisa bermanfaat dan ada hikmahnya. Happy blogging :hepi Semoga bisa Bewe n update lagi, amin :uhuk 

Malaikat Kecilku

Bismillahirrahmaanirrahiiim

Hai sobat blogger :hai
Apa kabar kalian semua?

Hem, ternyata sudah sangat lama aku hiatus. Rasanya rindu menggelora, ingin sekali segera kembali mulai ngeblog lagi. Tapi, saat ini aku sedang merindukan salah satu blogger yang paling kece. Siapakah dia?

Naya Harun admin Uneg - Uneg Si belo. Aku tak tahu, kemana mb' Naya pergi. Dia hilang bagai ditelan bumi. Padahal aku masih ada hutang untuk mengenalkan malaikat kecilku. Dulu ketika mb' Nay bertanya kapan aku nulis lagi, aku menjawab akan menulis lagi saat malaikat kecilku lahir. Dan kini, aku akan menuliskannya untukmu mb Nay :hwa

Shinta Aulia Rahma Lahir di Jepara tanggal 10 Juni 2012 saat tengah malam. Aku masih ingat malam itu aku tak dirumah. Aku sulit tidur, sampai akhirnya aku terbangun dan melihat HP disampingku. Ada Misscall dari Bapak. Aku kira aku ngelindur sampai nelfon Bapak segala. beberapa detik kemudian, HP ku berdering lagi, Bapak.

Bapak mengabarkan kalau si kecil telah lahir. Aku sedikit kaget bercampur bahagia. Tadinya perkiraan dokter mb' akan melahirkan tanggal 20 Juni sama seperti Irfan anaknya yang pertama. Setelah itu aku tak bisa tidur, ingin rasanya aku segera pulang untuk menggendong malaikat kecilku. Akhirnya, tanggal 11 Juni aku bisa pulang, aku bahagia melihat gerak malaikat baruku. Semua berkumpul penuh dengan kebahagiaan.

Kau tahu apa juga yang membuatku bahagia saat itu?
Aku bisa menghadiri pernikahan teman tidurku pada tangal 12 Juni 2012 lalu. Tadinya aku sudah patah semangat dan mengatakan padanya bahwa aku tidak bisa hadir saat hari bahagianya karena aku sedang bekerja.

Sekarang Shinta sudah berusia 3 bulan. Dia semakin aktif dan gemuk. Saat aku pulang, rasanya aku ingin selalu dirumah. Susah untuk melupakan kelucuanya.


Setiap orang pasti akan mengalami kerinduan. Lalu, ketika aku merindukan sosok mb' Nay aku harus kemana? Mb' Nay dengan kebetawiannya selalu menggoda hatiku.



Mb' Nay, aku merindukanmu, dimanakah dirimu? Aku ingin membaca tulisanmu, membaca ceritamu. Segeralah kembali mengisi dunia blogger ini. Miss You Mb' Nay .... :hwa

Reuni Colongan

Bismillah,

Mohon maaf lahir dan batin ya sobat, hehehe . Kelamaan ngga update, jadi grogi mau nulis apa.

Reuni, kapan? Heran deh aku belum pernah ikut reuni. Ada aja alasan yang membuat aku ngga bisa ikut reuni. Aslinya sih, temen-temen MAN sekelasku beberapa kali kumpul bareng, tapi akunya yang ngga ikut. Paling yang ngadain juga anak yang itu-itu, ngga berubah.

Pernah aku sms sama temen cewekku,

Aku : Ngga ikutan kumpul di tines??
SM : Ngga, paling yang ikut orangnya itu", lagian kalo ikut ngga akrab juga. Pastinya diem sendiri kayak orang asing.
Aku : Iya juga yah, kitakan pendiem, heheh. Pasti kayak alien

Begitulah, kadang temen sekelas memang asing. Apalagi sekarang ini, dua tahun lebih ngga ketemu.

Tapi sebenarnya ada juga reuni, tapi reuni colongan. Hem dimanakah kita bisa menemukan? Jawabannya adalah pernikahan.

Bila seorang teman lama menikah, maka banyak teman sekolah yang datang. Nah disitulah kita bisa mengadakan sebuah reuni colongan. Kita bisa makan secara gratis de es be. hehehe.


"Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan jadikannya diantaramu kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir"(QS . Ar-Rum : 21)

Menikah itu sebuah ibadah, kalo digabung sama reunian kan lebih enak, bisa ketemu temen lama, de el el.

Pernah juga waktu acara nikahan, aku ketemu adik kelas. Dia dulu masih kecil, ingusan pakai seragam SD. Eh setelah sekian lama, ketemu di acara tersebut dia udah Gede, rada ada kumisnya gitu hahahy. Hahaha, waktu memang merubah segalanya.

Reuni colongan, kapan bisa seperti itu lagi? Belum ada undangan yang mampir dirumah

Bulan syawal, bulan pernikahan  katanya. Dulu waktu mb' ku belum nikah, pasti ada yang tanya.
" Mb' mu kapan nikah?"
Dengan Pede tingkat dewa, ku jawab
" Sok Besar..."

Maksud dari kata Besar itu kalau umurnya sudah cukup, bukan bulan Besar aka Dzul Hijjah.

Waktu kian berlalu, nah lho? Sekarang giliranku yang dapat pertanyaan seperti itu. Ji, kapan nikah? Ji sudah nikah? Ji sekarang gandengannya siapa?

Menjadi wanita yang statusnya bukan mahasiswi apalagi tinggal di desa, memang agak susah. Awalnya malu, ngga Pede buat jawab gara-gara belum ada yang gandeng. Tapi, aku percaya dengan NYA, Dia pasti akan memberikan seseorang yang terbaik untukku. Bukankah setiap makhluk pasti diciptakan berpasang-pasang? Jika bulan syawal aku belum bertemu dengannya, mungkin saja bulan Besar nanti aku akan menemukannya. Bukankah Bulan Haji juga bulannya pernikahan?

Aku masih muda, meskipun dulu saat seumuranku ini mb'ku sudah pada menikah. Kini, jika ada yang bertanya, kapan nikah? Ku jawab, Insya Allah minta doanya ya. Meskipun aku tak tahu, kapan si dia datang  mengkhitbahku 

Selamat ya, bagi kalian yang sudah menemukan teman hidupnya. Khusus juga nih buat teman tidurku yang bulan Juni lalu menikah.
Buat Nur buat Adikku Iis, buat teman-teman blogger yang akan menikah, Happy to Wedding :smile
Aku bahagia dengan caraku. Ku nikmati hari dengan malaikat-malaikat kecilku





See You ....
Semoga aku bisa sering update, amin :uhuk


Hallo!!!

Hua~
Tak terasa bulan ramadhan telah datang. Apa kabar semua??? Pasti teman-teman blogger selalu baik dan akan selalu aktif ngeblog. Berapa lama ya? Satu, dua, tiga ;uhuk Tiga bulan lebih aku ngga up date blog. Kata Mb' Maya, blogku banyak sarang laba-labanya ahihihi ;uhuk

Aku cuma mau bilang, aku baik-baik saja dengan semua aktivitasku yang sangat berbeda tidak seperti yang dulu. Yah, up date blog mungkin akan dihitung dengan jari. Semoga saja Tuhan masih memberikan kesempatan untukku untuk membersihkan diri dibulan ramadhan yang suci ini dan juga memberikanku kesempatan untuk bisa up date.

Kangen.....
Jelas, rasanya ingin sekali BEWE satu persatu. Tapi, maaf beribu maaf,, aku kepepet waktu ;uhuk
Mungkin saatnya sekarang aku menikmati peranku sebagai silent reader. Meskipun aku bilang don't be  a silent reader, ternyata jadi silent reader tidak terlalu buruk, malah cukup mengasyikkan.

Hanya ini, masih kaku untuk menuliskan ceritaku. Thanks a lot to Mb' Maya yang selalu memberikan semangat disaat aku memang membutuhkannya. Terimakasih juga buat teman-teman yang selalu merindukanku ;hwa

Miss You All..... ;hwa