Sunday, 29 March 2015

Surga Hati

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

***

"Aini nggak mau ngaji, Yah," ucap Aini dengan polosnya.

Farhan yang sedang memeriksa buku mengaji Aini terdiam. Dipandangnya putri empat tahunnya yang asyik membolak-balik buku.

"Kenapa nggak mau ngaji? Katanya Aini mau jadi Qori'ah?"

"Buat apa ngaji, Yah? Aini nggak bakal masuk surga juga."

Farhan menelan ludah. Kenapa putrinya bisa berpikiran seperti itu? Kalau sudah begini, Farhan jadi sentimentil, rindu akan nasihat mendiang istrinya yang meninggal saat melahirkan Aini.

Farhan mendekati putrinya, mengelus pelan kepalanya.

"Aini, dengan melakukan kebaikan kita bisa masuk surga. Ngaji itu termasuk kebaikan lho!"

"Masa sih, Yah? Kata Nunu anak Ustadzah Wulan, surga itu ada di rumahnya di telapak kaki ibunya. Aini kan nggak punya Ibu, jadi rumah kita nggak ada surganya. Ibu kenapa pergi, Yah? Aini kan jadi nggak bisa masuk surga. Apa di telapak kaki Ayah ada surganya?"

Farhan ingin menangis dan tertawa bersamaan saat Aini melihat telapak kakinya.

"Yah, surganya di sebelah mana sih?"

"Aini, surga nggak ada di situ. Sini deh Ayah tunjukin!"

Aini buru-buru duduk dipangkuan Farhan, memandang Ayahnya penuh minat.

"Surga itu tempat yang tenang dan indah. Kita bisa buat surga sendiri di sini, di hati kita, " Farhan menunjuk dada Aini,

"Dengan berbuat baik, hati kita jadi tenang. Ibu juga sering berbuat baik, makanya Ibu masuk surga di rumah akhirat sana."

Aini mengerjapkan matanya lalu tersenyum.

"Jadi Aini bisa masuk surga? Asik Aini bisa masuk surga!"

Aini turun dari pangkuan Farhan melompat-lompat kesenangan. Farhan mengelus dada, putrinya semakin pintar ternyata.

"Yah, kalau surga itu di hati, kita masuknya dari mana?"

***

#Cermat @PenerbitMizan

10 comments:

  1. Duh Kasihan Farhan jadi teringat istirnya ya.

    ReplyDelete
  2. Kereeeen.....
    Aku penasaran dgn film ini.

    ReplyDelete
  3. haduh.... jadi terharu gini sih... :)

    ReplyDelete
  4. seru banget tu filmnya.... belum apa2 udah terharu..he2

    ReplyDelete
  5. Aini kritis banget ya.. Tapi lucuuu :D

    ReplyDelete
  6. @ mbak lidya: ya takdir Tuhan Mbak :D
    @ mbak susi: makasih mbak, di jepara ada bioskop buka kagak ya?
    @ mbak santi: puk2 #sodorintisu
    @ mbak nova: udah nnton? Siapin tisu berarti
    @ mbak beby: rata2 anak2 emang kritis mbak
    @ mbak lia: makasih mbak
    @ pak azzet: iya 2 april, tayang hehe

    ReplyDelete
  7. kritis banget bikin aku mikir nanti kalau Allah titipi anak bagaimana menjawab pertanyaan begini yaa

    ReplyDelete

Mana jejak tulisanmu?