Tuesday, 24 May 2016

Menikmati Rindu

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

***

"Sayang...,"

Pagi ini kau tak ada di singgasanamu, dapur. Tak ada sarapan, baju belum disetrika, dan si kecil mulai bangun mencarimu. Kulirik jam, pukul enam. Ke mana kamu?

Ini tak biasa, aneh. Bukan kamu, tapi aku. Setiap hari dari membuka sampai menutup mata selalu ada dirimu. Kita akan mengobrol tentang bumi langit dan rahasianya, tentang si kecil dan kelucuannya, dan juga mimpi yang sama-sama ingin kita raih.

Aku tak biasa memuji, mengungkap cinta, atau melakukan hal manis seperti pada pasangan kebanyakan. Aku memujamu dalam diam. Ah! Apa karena ini kamu menghilang?


Si kecil mulai meraung. Kugendong dan memeluknya mengikuti caramu saat menenangkannya. Kuajak bercanda, mengecek popok seperti yang sering kau lakukan. Kukerjakan semua dan ternyata tidak mudah. Aku bertanya, bagaimana bisa kau melakukannya dengan si kecil dipelukanmu?

Jelas aku hawatir dengan keberadaanmu. Mungkin kau butuh waktu untuk menikmati kesendirian. Dan harusnya aku bisa mengurangi sedikit bebanmu dengan mengerjakan pekerjaan rumah kan? Atau kau ingin aku panik, mencarimu ke sana kemari seperti orang kurang waras?

Aku yakin kau tak akan suka itu. Jadi kuputuskan untuk melanjutkan tugas pagi ini. Bukan aku tak peduli. Hanya saja melakukan apa yang kamu suka dan semua kebiasaanmu adalah caraku menikmati rindu.

***

Note: Mari sayang-sayangan dulu ya, hihihi

10 comments:

  1. Hihihi ternyata begitu ya cara mbak menikmati rindu sepertinya bisa saya terapkan nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tiap orang punya cara sendiri sih, hehe

      Delete
  2. Aih ternyata si jomblo juga bisa nulis ayang2an yak :)

    ReplyDelete
  3. aish, kata-katanya indah *jempol*

    ReplyDelete
  4. eheemm.. tumben ini manis-manis. sedang ada apa kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lg pengen manisan drpd paitan, muehehe

      Delete
  5. coba sini kenalin sama si kecil XD

    ReplyDelete

Mana jejak tulisanmu?