Monday, 8 April 2013

Berani Cerita #06 - Prompt #9 : Parfum

Credit

Berkas-berkas itu menumpuk di depan meja Rino. Mana mungkin semua pegawainya tidak berhasil menagih hutang nasabahnya yang sudah enam bulan menunggak tagihan Bank untuk usaha Parfum? Haruskah dia sendiri, managernya yang mengurusi hal sepele semacam ini? Hanya Parfum, kenapa harus dia sendiri?


Tak perlu waktu lama, Rino akhirnya sampai di rumah bergaya Jawa kuno yang cukup besar. Halamannya luas dengan beberapa pohon beringin. Tampaknya rumah ini adalah rumah turun-temurun.

Tok, tok! Rino mengetuk pintu.

Tak lama pintu dibuka. Rino terkejut melihat sosok yang berada di hadapannya.

“Putri Mahkota!”
“Ha?”
“Aku sudah lama mencarimu. Kenapa kamu bisa terdampar di rumah tua ini? Katakan padaku, siapa yang telah menculikmu?”
“Sinting!”
“Aku sinting karenamu. Mari pulang denganku. Raja dan Ratu sangat merindukanmu,”
“Drama Queen!”
“Kok Queen? King, tapi kamu suka kan?”
“Ge er!”
“Risa, aku rindu saat kita sama-sama main drama waktu kecil dulu,”
“Aku tidak sama sekali Rin,”
“Kenapa?”
“Masa aku jadi King dan kamu Queen?”
“Hahaha,”
“Jadi, ada perlu apa? Kok bisa sampai disini?”
“Ah iya anu, wangi ini seperti tidak asing?”
“Suamiku, parfum suamiku,”
“Siapa sayang?” ucap seseorang dari belakang pintu rumah Risa

Pintu terbuka, mata Rino terbelalak, tubuhnya melemah mendapati kenyataan yang ada. Risa benar tidak sendiri. Laki-laki berpostur tinggi besar nan tampan itu ternyata suami Risa. Rino tak mungkin lagi melanjutkan hubungannya. Laki-laki itu yang kemarin malam menjamahi tubuhnya.

221





Diropel sama MFF :uhuk
Ketahuan banget ngga ada ide :smile

24 comments:

  1. wadeww .. endingnya itu lho ..

    ReplyDelete
  2. Dialognya tidak menggambarkan Rino seorang Manager Bank.

    >> Laki-laki itu yang kemarin malam menjamahi tubuhnya.

    Berarti Rino terlibat affair dengan nasabah banknya sendiri yah? *mikir*

    ReplyDelete
  3. Bener juga tuh kata Mbak Nurus. Mungkin lebih baik kalau Rino pekerjaannya sebagai karyawan toko parfum ternama. :)

    ReplyDelete
  4. @duniaely : ya gitu deh mb Ely :D

    ReplyDelete
  5. bagun...bangun..jangan pingsan didepan rumah orang :)

    ReplyDelete
  6. Waduhh...jamah menjamah lagi nih :D

    ReplyDelete
  7. adoooo endingnya itu kenapa hehehe keren :) tapi rino uda nama umum kayanya hehe

    ReplyDelete
  8. sempet2nya drama queen nyelip disitu..hihihi

    lah ini, bikin cerita nya kok borongan.. :D

    ReplyDelete
  9. iya, saya setuju sama komennya mbak Nurus :)

    ReplyDelete
  10. wah, suaminya Risa AC DC donk ya ... ^_^

    ReplyDelete
  11. hihihihihihi istilah ac dc itu :D. haduuu, Rino, masa' gak kenal ma suami sahabat sendiri, ckckckckckck :D

    ReplyDelete
  12. sigh...:D
    tapi ini ada di kenyataan ya jiah..sukses untuk cerpennya ya...
    apa kabar jiah??

    ReplyDelete
  13. Saya bingung ini :p

    Baca lagi, baca lagi :)))

    ReplyDelete
  14. ada yang miss memang ya.. antara Rino yang mau nagih nasabah trus tiba2 ada di rumah jawa kuno dan tiba2 ada lelaki yg menjamah.

    Kurang runtut :)

    ReplyDelete
  15. eh eh eh.. di rapel gitu,, boleh boleh mau juga di rapel :D

    ReplyDelete
  16. Jiah, suami Risa itu biseks gitu kan ya?

    ReplyDelete
  17. @nurusyainie : emang sengaja sih buat dialog geje, cuma buat basa basi antara Rino dan Risa. Inget jaman bahula gitu. Kan ceritanya Risa ngga tau kalo Rino mau nagih utang :)

    @sulung : aq g suka kalo dia jualan parfum hahah

    @ all : thanks atas kritikannya..... heheh

    ReplyDelete
  18. ahahahaa, gak mau deh parfum cowok yang "gitu" hihihii

    ReplyDelete
  19. Agak ada terlewat sedikit. Harusnya adegannya Rony sedikit kaget ketika melihat orang yang membuka pintu. Tapi kok malah sempet-sempetnya bernostalgia sama si Risa.

    Mungkin kalau adegannya dibalik. Yang buka pintu itu suaminya Risa yang menjamah Rony lalu muncul Risa tiba-tiba yang ternyata temen sekolah Rony.

    *malah bikin cerita sendiri*

    :)))

    ReplyDelete
  20. bingung sama ceritany *pegangan Jiah*

    ReplyDelete
  21. Keren ceritanya! Tapi perlu crop sana-sini, ji! Biar yg baca gampang paham... ;-)

    ReplyDelete

Mana jejak tulisanmu?