Menyusuri Wonderful Indonesia dari Lasem dan Rembang

November 30, 2018

Bismillaahirrahmaanirrahiim.... 

Tahun baru sebentar lagi datang. Senang? Mau liburan ke mana? Saya belum ada rencana mau ke mana. Padahal tahun sebelumnya saya berkesempatan ke Lasem Festival dan Rembang. Kalau dari Jepara 3-4 jam-an deh. 


Kita pasti tidak asing dengan kota Rembang. Di sana tuh tempat makam Kartini. Seperti Jepara, Rembang dikenal juga sebagai kota Pelabuhan. Lasem sendiri sungainya jadi jalur perdagangan di zaman dahulu kala. Indonesia memang keren! Apa saja ada di sini.


Bicara tentang Wonderful Indonesia, saya mau cerita tentang Menyusuri Jejak di Lasem dan Rembang. Kenapa pilih kota ini? Ya karena Mbak saya tinggal di perbatasan Rembang - Pati. Jadi saat dolan, bisa banget ubek-ubek Rembang. Enaknya ke mana saja nih?

Desa Dasun

Jika kamu punya waktu sehari, yuk mari ke tempat-tempat ini:

  • Lawang Ombo Lasem
Ada di Jl. Sunan Bonang No.70, Pereng, Soditan, Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah 59271. Apa yang ada di sana?

IG: @penjelajah_rempah

Klenteng. Lasem biasa disebut dengan Tiongkok Kecil. Di sini banyak bangunan kuno, kaya Tiongkok gitu. Klentengnya banyak salah satunya Lawang Ombo ini.


Kalau dilihat, sebenarnya biasa saja. Tapi sesungguhnya Lawang Ombo ini jadi saksi sejarah sekitar tahun 1.800-an di mana Candu diselundupkan di sini lalu disebarkan ke berbagai daerah di Jawa. Candu adalah getah bahan baku narkotika yang diperoleh dari buah candu yang belum matang. Opium merupakan tanaman semusim yang hanya bisa dibudidayakan di pegunungan kawasan subtropis. Makanya nih Lawang Ombo Lasem sering disebut Omah Candu. Di sana ada lubang seperti sumur tempat menyelundupkan barang terlarang.

  • Susur Sungai Lasem & Pulau Gosong

Setelah melihat Gudang dari Candu zaman dulu, paling enak kalau susur Sungai Lasem atau Sungai Bagan di Desa Dasun. Pagi hari di Lasem itu adem. Kita akan disuguhkan pemandangan Gunung Lasem.


Dulu Sungai Lasem jadi jalur berlayar kapal-kapal dagang yang bersandar di dermaga pantai Caruban Lasem. Sungai, perairan di zaman dulu adalah jalan. Sayang sekarang sudah banyak berubah. Sepanjang susur Sungai Lasem, kita disuguhi pohon mangrove, adem dan juga jaring-jaring ikan.

Kak Edi & Pemandu

Di ujung, kita juga bisa berlayar ke laut lalu mampir ke Pulau Gosong. Hanya pulau kecil di mana banyak Karang Jahe dan juga Bulu Babi. Sebaiknya sih kita cukup duduk di kapal saja karena jika turun ke laut, kasihan karang-karangnya. Jangan lupa persiapkan diri jadi gosong karena mataharinya lumayan terik.

Karang Jahe & Bulu Babi

  • Santai di Pantai Karang Jahe

Jika sudah lelah susur sungai dan menikmati wisata heritage/sejarah, kita bisa santai ke Pantai Karang Jahe. Pantai ini beralamat di Jalan Rembang-Lasem, Jetakbelah, Punjulharjo, Kec. Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah 59219, Indonesia. Kenapa adem? Karena ada 1000 pohon cemara.


Tiket masuknya bukan perorang tapi perkendaraan. Motor 5 ribu, Mobil 10 ribu, Mobil Elf 15 ribu, Bus 25 ribu, Bus Besar 50 ribu. Saya belum cek lagi apa tiketnya naik atau tidak. 

Sebenarnya sama saja seperti pantai lain, hanya di sini pasirnya lembut. Karang-karangnya mirip Jahe makanya disebut Karang Jahe. Kalau lapar, kita bisa banget pesan makanan karena banyak warung di sana. 

Kita juga bisa menyewa karpet, duduk santai nungguin Bocah main. Main-main di pinggir okelah, tidak terlalu dalam dan tidak berombak. Kita juga bisa naik perahu ke Karang Siwalan dan Karang Gosong. Naik Odong-Odong, sewa ban dan perahu karet dan juga outbond. Menurut saya sih cukup oke buat main. 

  • Menikmati Sunset di Wisata Jembatan Merah Hutan Mangrove

Menutup hari, kita bisa mengunjungi Jembatan Merah. Alamatnya di Sawah, Pasarbanggi, Kec. Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah 59219. Sebelum ke hutan, kita berjalan melewati tambak garam. Tiket masuknya juga murah karena hanya bayar parkir saja.


Hutan Mangrove ini ada untuk mencegah abrasi laut. Dan menyusuri setiap pojok hutan mangrove ini kita bisa lewat jembatan yang semua warnanya merah. Sebenarnya ada beberapa jenis mangrove yang di tanam. Sayangnya sih saya tidak tahu bedanya, hahaha.


Santai di Wisata Jembatan Merah Hutan Mangrov ini bikin adem. Dibuat tempat foto prewedding juga bisa. Saat air laut surut, kita bisa lihat ikan-ikan di sana. Yang pasti paling seru saat melihat sunset. 

Kalau kalian mau jalan-jalan ke Lasem, Rembang dan butuh pemandu, nanti bisa saya kasih kontak teman-teman di sana biar bantu lihatin tempat-tempat seru. Jangan lupa nyicipi makanan khasnya seperti Dumbeg dan Sate Srepeh/Sarepeh. Bisa juga berburu kopi asli Lasem.

Sate Srepeh

Dumbeg

Kalian sudah pernah berkunjung ke tempat yang saya sebut? Punya tempat kunjungan lain di Lasem dan Rembang? Share yuk!


Jangan lupa buat ikutan Wonderful Indonesia Blog Competition. Sayang banget lho jika kunjunganmu di pariwisata Indonesia tidak diceritakan! Jangan lupa laporannya ke sini https://goo.gl/forms/RJuGs5pjTXEj5ZpD3 #wonderfulindonesia

Sampau jumpa. Happy Blogging!

You Might Also Like

64 komentar

  1. Belum pernah ke Lasem,Rembang. Semoga suatu saat nanti bisa ke sana. Penasaran nyobain dumbegnya... kayaknya enak dan manis.

    ReplyDelete
  2. Asik juga ya mba kalau ke Rembang ternyata da destinasi wonderful :)

    ReplyDelete
  3. Aku penasaran...
    Bulu baby eh...bulu babi di sini di makan gak Jia?
    Denger-denger nikmat looh...

    ReplyDelete
  4. Jadi namanya karang gosong karena karangnya hitam atau karena kalau kita kesana bakal jadi hitam? hehehe

    ReplyDelete
  5. Belum pernah ke Lasem ataupun Rembang... Kenapa namanya Pantai Gosong ya mba? :D

    ReplyDelete
  6. wah abnyak juga yang bisa di lihat di rembang ya

    ReplyDelete
  7. Belum pernah baca / dengar pemberitaan tentang Lasem dan Jepara. Gak nyangka saya ada titik-titik wisata yang keren juga di daerah ini. Makasih infonya Mak...

    ReplyDelete
  8. Dumbeg itu kalau di Jogja kayak lepet ya. Aku belum pernah ke Lasem dan Rembang. Lasem itu terkenal dengan sejarah dan arsitektur Tionghoanya kan? Pingin sih ke sana, kapan ya:)

    ReplyDelete
  9. Belum pernah ke Lasem dan Rembang. Cuma pernah ke Pati aja. Jadi kangen keluarga kakak iparku yang tinggal di Rembang nih. Hehehe.

    ReplyDelete
  10. Belim pernah kesana hehe gak pernah keluar kota. Boleh juga ini jadi rekomendasi kalau ke Rembang, siapa saya ada rezeki kesana Aamiin

    ReplyDelete
  11. Aku pernah ke Rembang, ke Pantainya. Seru banget di sana, ada kapalnya pula sayang aku nggak sempat naik. Semoga kapan2 main ke Rembang dan bisa eksplore lebih banyak aamiin.

    ReplyDelete
  12. Aku belum pernah ke Rembang :( . Padahal dari Kudus tuh ya nggak terlalu jauh ya mba. Tapi smoga suatu saat aku bisa ke Rembang deh biar bisa menikmati Rembang

    ReplyDelete
  13. jadi pengen liburan ke pantai :)

    ReplyDelete
  14. Ji, Dumbeg itu kalo di tempatku namanya Clorot. Kenyal kan kalo digigit? Enak ya rasanya ada jahenya gitu. Dan aku gagal belum jadi ke pantai Karang Jahe

    ReplyDelete
  15. Banyak wisata yang bisa dikunjungi ya ternyata di Rembang.

    ReplyDelete
  16. Dumbeg itu biasanya ku dapat kalau ada yang mitoni alias 7 bulanan. Baru tahu namanya dumbeg.

    Eh yang Lawang Ombo itu klenteng tapi dulunya tempat menyelundupkan candu?

    ReplyDelete
  17. Pantainya ramai banget ya sampe penuh sepanjang pesisirnya. Udah kaya di kuta bali

    ReplyDelete
  18. Waah..Lasem..sudah lama pengen jalan2 ke sana..mudah2an tahun depan bisa terwujudkan.. Aamiin..

    ReplyDelete
  19. Belum pernah sama sekali ke tempat-tempat di atas.
    Indonesia memang kaya banget tempat wisata ya, mba.
    Itu baru di pulau Jawa saja.
    Bangga banget menjadi bagian dari 'Wonderful Indonesia'

    ReplyDelete
  20. Dumbeg itu isinya jenang? Cokelat gitu warnanya.

    ReplyDelete
  21. Ngga kuat batiknyaa cakeep bangeet huhu

    ReplyDelete
  22. Cocok bnget nih buat liburan mba, pantainya keren. Jujur aku baru tau tempat ini 😅😊

    Mudah2an bisa ke sana juga suatu hari nanti, Amiinnn

    ReplyDelete
  23. Penampakan dumbeg mirip kue clorot favoritku nih, penasaran bedanya apa atau hanya di penyebutannya aja Mbak ? Noted nih info seputar Rembang, bisa jadi referensi klo liburan ke sana

    ReplyDelete
  24. Kok jadi salah fokus ya sama dumbeg? Itu makanan apa to mba? Tempatnya sih lucu, tapi isinya apa? Manis kah?

    ReplyDelete
  25. Jembatan mangrovenya kuat untuk berapa orang?
    Dumbeg itu apaan deh mba?

    ReplyDelete
  26. Wisatanya lengkap ya mba di Rembang ada laut, hutan mangrove, danau. Wah... Jadi mupeng liburan ke sini.

    ReplyDelete
  27. Aku hampir tiap tahun baru mendem aja di rumah, gak kemana-mana. Kayaknya enak juga ya jalan-jalan ke Rembang. Btw macet gak ya kalo jalannya musim liburan gini?

    ReplyDelete
  28. Lasem dan Rembang cuma lewat saja nih...belum pernah singgah. Btw, saya selalu suka dgn wisata bahari, pastinya banyak keindahan dan keajaiban laut yang bisa kita temukan. Takjub lihat ciptaan Allah. Indahnya tak pernah habis 😍

    ReplyDelete
  29. bnayk juga yaa dr lasem ke rembang. eh terakhir ada dumbeg. suka banget maem itu

    ReplyDelete
  30. Belum pernah ke Rembang.
    Ingin rasanya menjejak ke sini.

    Trus nonton drama Korea bareng kita yaa, Jia~
    Hhaahaa...

    Tapi sebelumnya ajakin aku jalan sama kuliner doloo...

    ReplyDelete
  31. Seru bnaget mbak jiah
    Eh aku baru tahu kalau lasem di banyak klenteng
    Selama ini cuma dengar kata2 lasem aja tanpa mengeksplore lebih jauh ada apa di sana

    ReplyDelete
  32. huwaaaa aku horor lihat bulu babinya, haha. pernah lihat orang ketusuk, serem banget. cukup duduk menikmati pantai aja dah, gak usah nyemplung, hihi. apalagi pantainya adem dengan cemara-cemara cantik di sekitarnya. pengen kesanaa, huhu

    ReplyDelete
  33. Bulu babi di sini itu punya nya hewan babi atau gimana sih Jiah? aku sering denger tapi penasaran kaya gimana

    ReplyDelete
  34. Aku kalau denger Juga langsung keinget sama kerajinan dari pohon jatinya dan belum pernah denger tentang Lasem ini. Semoga aja next time bisa mampir kesini deh bagus wisata baharinya .

    ReplyDelete
  35. Pingin suatu hari bisa singgah ke Lasem dan Rembang. Itu tempat kelahiran dosen dan guru saya. Silaturahim sekalian jalan-jalan menikmati wisatanya 😍

    ReplyDelete
  36. Masih banyak sisi lain Indonesia yang indah-indah dan belum diketahui banyak orang ya mbak

    ReplyDelete
  37. Say belum ke Lasem dan Rembang. Haduh kudet banget ya sayaa.. hikss... kudu jalan2 nih.

    ReplyDelete
  38. Aku pengeeeenn ke Rembang, yang aku inget ini tu juga asal suami RA Kartini, eh bener gak sih? :D
    Dumbeg, Sate Sepeh, kedua nama makanan itu aku masih asing mbak, moga bis ake Rembang dan nyicipin kelak

    ReplyDelete
  39. Baru tau di Rembang ada tempat wisata bagus2. Selama ini taunya cuma rembang adalah kota kelahirannya Ibu Kartini :)

    ReplyDelete
  40. DUa tempat ini yakni Lasem dan Rembang aku belum pernah kunjungi sama skali. Padahal pengen banget karena bisa menikmati keindahannya ya. Mba, DUmben ini terbuat dari apa ya ? Rasanya gimana ?

    ReplyDelete
  41. Aku inget Rembang jaman dulu ketika aku lewat kota ini pas maghrib dan numpang shalat di masjidnya.

    ReplyDelete
  42. Dumbeg itu sama dengan clorot ndak an Ji? Wuinuukk yo iku ;)
    Lasem more or less kayak Semarang ya, jadi jalur perdagangan via sungai. Dulu kapal aja sampai bisa bersandar di Simongan lho, yang lokasi Sam Poo Kong itu. Sekarang udah jadi daratan semua.

    ReplyDelete
  43. Aku nulis pengalamanku melewati kita rembang di buku pertamaku yg cinta bintang kejora. Rembang yg indah

    ReplyDelete
  44. Waah, aku twlat tau, udh lewat DL yaa. Hiks

    ReplyDelete
  45. Itu Dumbeg apaan ya mbak? Unik. Oh y, di daerah sana bulu babinya gak dimanfaatkan mbak?.

    ReplyDelete
  46. Eh kalo pantai Kartini itu di Rembang bukan sih? Aku pernah soalnya ke sana.

    ReplyDelete
  47. Aku belum pernah ke pantai dan hutan manggrove nya. Ahhhh ingin sekali ke Lasem saat ada festival. Tapi bisa kembali ke Lasem dan menyusuri desa Soditan aja aku bakal udah bahagia.

    ReplyDelete
  48. Itu Lawang Ombo, lawangnya ombo beneran???

    Wuaaaah kapan2 kalo ke Lasem atau Rembang, kucobain Sate Sarepeh. Sate apa sih ini?

    ReplyDelete
  49. Di setiap daerah selalu ada china town atau apalah yang memang pada masa lampau masyarakat Tiongkong juga sudah ada di Indonesia

    ReplyDelete
  50. Mba, aku penasaran pengen icipin sate serepehnya. Apakah rasanya kayak sate-sate pada umumnya? Ato beda mba? Terus-terus, yg satu lagi kulinernya mirip es kirm cone ya hihiii :)

    ReplyDelete
  51. Belum pernah dtg kesana dan tulisan in bikinakin penasaran. Semoga ada kesempatan dan bisa kopdar yaaaa ini kota sungguh nyentrik dan sisa sejarahnya bikin menarik

    ReplyDelete
  52. Wuih, banyak juga ya destinasi untuk berwisata. Aku belom satu pun ke tempa-tempat itu. Ihiks... semoga suatu hari nanti aku berkesempatan main ke sana/ :)

    ReplyDelete
  53. Aku pikir dia lokasinya di tengah pulau, ternyata ada garis pantainya (ketauan pas belaajr Geograi gk lulus haha).
    Alhamdulillah di sana hutamn Mangrove masih lebat ya, jd pantai terlindungi.

    ReplyDelete
  54. sate srepeh dan dumbegnya beneran baru denger lhooo, penasaran bangeet pingin icip

    ReplyDelete
  55. Aku senang baca postingan Wonderful Indonesia teman-temanjadi banyak tau destinasi wisata yang belum peenah dikunjungi

    ReplyDelete
  56. Ternyata Indonesia itu gak kalah cantik dari negara lain, sekarang ini aku lagi seneng berpergian domestik. Pengen tau indahnya Indonesia.

    ReplyDelete
  57. ri dulu kepengen ke Lasem tapi belum kesampaian. Selalu penasaran dengan kehidupan Tionghoa dan bagaimana budaya membatik disana apalagi banyak cerita yang bikin penasaran untuk diketahui

    ReplyDelete
  58. Dumbeg itu apa ya? bentuknya unik banget, baru pertama kali ini aku taunya. Jadi penasaran, sate srepehnya jugaaa.

    ReplyDelete
  59. Aku baru tau lasem tahun ini, masih terlalu asing buat aku. Tpi ternyata banyak bgt tempat bersejarahnya ya, waah harus masuk wishlist nih.

    ReplyDelete
  60. Ingat Lasem aku jadi ingat sejarah zaman baheula. Tempat ini memang sangat bersejarah dan sebenarnya harus diperkenalkan kembali ke anak generasi sekarang.

    ReplyDelete
  61. Lengkap banget ji, jelajah lasem dalam seharinya
    Penasaran yang sejarah penyelundupan opium itu, menariq bener
    Jujur aku blom pernah ke rembang, tapi kayaknya klo susut sejarah ke sini bakal nambah pengetahuan baru

    ReplyDelete
  62. Mbak, sate srepeh sama dumbeg makanan apaan? Ceritain khusus di review kuliner dong. :)

    ReplyDelete
  63. Penasaran sama rasa dumpeng, enakk gak ji??
    Wahh makin cinta ama Indonesiaa. Banyak yg keren

    ReplyDelete
  64. Mbak Ji, dumbeg itu seperti clorot khas Purworejo kah? Kalau dilihat dari jenang di dalamnya koq mirip. Trus sate srepeh tu apa? Waduh, jadi penasaran..

    Omong-omong soal Rembang, aku punya teman SMP yang sekarang di sana.. orangnya cantiiik, duh, jadi kangen..

    ReplyDelete