City Tour Banyumas: Welcome to Purwokerto

December 19, 2018

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Akhir tahun piknik? Ayey!


Jadi ceritanya seminggu yang lalu ada tawaran di Grup GenPI (Generasi Pesona Indonesia) Pakujembara tentang City Tour Banyumas. Chat sudah 100 lebih dan kaget karena belum ada yang daftar, hahaha. Langsung deh ngajuin diri karena anak-anak mulai libur sekolah. Jadi saya tidak ada kewajiban jemput mereka.

Akhirnya saya dan Ulya memutuskan berangkat. Acara sendiri dari tanggal 15-16 Desember, Sabtu Minggu. Pembukaan dan ceki peserta dari pukul 10.00 WIB. Dan mulailah drama percarian kendaraan ke Purwokerto.

Saya tanya-tanya dulu sama Mbak Susindra karena Mas Indra orang Purwokerto. Ada enggak travel ke sana? Ternyata setelah browsing tidak menghasilkan apa-apa. Mas Indra bilang biasanya pakai bus malam. Sampai Purwokerto tengah hari gitu. Aslinya agak horor ya bayangin kami gembel di sana. Jadi ada beberapa opsi karena acaranya pagi:

  1. Travel Jepara - Purwokerto
  2. Bus Jepara - Purwokerto
  3. Bus Jepara - Semarang - Purwokerto (Bisa Bus/Kereta)
  4. Bus Jepara - Banjarnegara (Nunut Mbak Idah Ceris) - Purwokerto


Dan akhirnya kami pilih Bus Suka, Jepara - Purwokerto dengan jurusan Tasikmalaya dan berhenti di Buntu. Sebenarnya ada bus seperti Nusantara yang nyaman tapi adanya di Kudus. Kalau mau ya ke Kudus dulu. Naik turun kan jadinya. Waktu pilih Bus Suka, ini juga agak drama. Saya sampai pastiin sama Mbak yang jual tiket bahwa saya mau ke Purwokerto bukan Purwakarta, hahaha.

Jum'at, setengah 4 sore lebih saya mulai ke terminal. Jadwal berangkat pukul 4 sore tapi akhirnya kurang lebih jam 4.15 baru jalan. Nyari penumpang, berhenti sana sini, sampai pada kemacetan yang kami syukuri. Ya kalau macet, kita kan enggak sampai tengah malam dan mengalami kehororan, hahaha. Akhirnya setengah 3 pagi kami berhenti di Buntu yang ternyata bukan terminal, doeng!

Terminal, tapi bukan di Purwokerto

Kami disapa dengan Mas-Mas Ojek yang bicara ngapak. Bingung? Enggak juga, tapi kami putuskan untuk selonjoran kaki di masjid di perempatan Buntu. Daerah ini semacam persimpangan dari berbagai kota. Kalau di Jepara ya berarti daerah Purwogondo, Kalinyamatan, Jepara.

Kenapa tidak booking penginapan dulu?

Well sebenarnya saya mau. Tapi karena belum tahu sampainya jam berapa, jadi saya urungkan. Ternyata ngebusnya 10 jam lho! Kalau tengah malam cek-in ya enggak bisa. Makanya nih kami sabar di teras masjid meski ada anak-anak muda yang rumpi di situ pakai bahasa ngapak.

Sekitar setengah 4 pagi, pengurus masjid datang. Ditanya kan dan kami bilang mau ke Pendopo Si Panji. Bapaknya ngasih tahu kita harus naik bus ke Terminal Purwokerto. Baru naik angkot ke alun-alun Purwokerto. Pendampa si Panji ada di dekat situ. Bapaknya juga curhat sih tentang remaja-remaja yang suka senang-senang. Kita diminta buat hati-hati karena cewek kan. Kudu jaga betul!

Setelah Subuh dan bersih-bersih, kami memutuskan untuk naik bus ke terminal. Nyari Bapaknya enggak ada, padahal kami mau pamitan. Terima kasih, Pak untuk semuanya!

Pagi buta sudah banyak yang naik bus. Ada yang ke pasar dan lainnya. Jalan ke terminal sendiri lumayan jauh. Jalannya naik, berliku gitu. Kami bayar perorangnya Rp 10.000,-. Sampai di Terminal bisa dibilang sepi. Gerimis juga. Kami milih sarapan nasi Rames, sebungkus kecil gitu dengan harga Rp 3.000,- dan Bakwan Rp 1.000,-. Saya pilih minun air putih dari yang saya bawa. Enggak biasa ngeteh di pagi buta sih.

Gerimis pagi di Banyumas

Waktu terasa tidak berputar, enggak ada kerjaan, nongkrong di terminal. Saya tidur ayam, eh ya masih ditanya-tanya Tukang Ojek sampai beberapa kali. Jam 8.00 kami memutuskan untuk pesan Grab dan pergi ke Pendopo Si Panji.

Kalau mau pesan, baiknya kita keluar dulu dari area Terminal. Di sana ada semacam peraturan hanya Ojek Pangkalan gitu. Biar tidak ada prahara, kami keluar dan memang Bapaknya sudah menunggu. GrabCar harga normal Rp 17.000,- dengan waktu perjalanan sekitar 15 menit.

Eureka! Kami sampai di Pendompo si Panji yang ternyata ada di depan Alun-Alun Purwokerto! Padahal waktu pin lokasi di Grab enggak ada, ckckck. Gampangnya ya bilang ke Alun-Alun saja, atau ke Rita Supermall.


Ya! Welcome to Purwokerto!


Perjalanan dari Jepara ke sini ternyata cukup panjang! Saya tidak tahu ya bagaimana kalau dari daerah tempat kalian tinggal. Ada yang sedrama kaya saya? Cerita City Tour Banyumas lain akan saya posting di lain waktu!

Sampai jumpa. Happy blogging!


Siap keliling Banyumas!

You Might Also Like

42 komentar

  1. Perjalanan ke purwekerto yang panjang dan berliku yang membuat kita semakin yakin masih banyak orang baik yang mau membantu kita.

    ReplyDelete
  2. Haha. Lbh baik nanya buat memastikan sih ya dr pd byasar ke Purwakarta di Jawa Barat. Beda 1 huruf aja o sama a

    ReplyDelete
  3. Aku tinggal di Serang, agak dilema jg klo mau ke Purwokerto, mau naik bis lgsung jurusan Serang - Purwokerto tp males ngebayanginnya lama dan ba aja kena macet, tp naik kereta yg cepet kok mesti naik bis ke Jakarta dulu. Naik turun jugaa

    ReplyDelete
  4. Aku sering lewat daerah selatan seperti Purwokerto, Banyumas, dan singgah. hanya belum pernah nginep.
    Semoga satu saat bisa ngine dan eksplor deh

    ReplyDelete
  5. Baca ini aku jadi kangen jalan bareng anak-anak GenPI huhuhu belum lama aku sama mereka plesiran ke Surabaya.

    ReplyDelete
  6. Aku juga sekilas hampir yakin Purwokerto itu sama dengan Purwakarta.
    Untung BW ke sini jadi dapat pencerahan :)

    ReplyDelete
  7. Seru banget mba, kadang ya gitu saat traveling ada aja kejadian yang bisa dijadiin cerita hahaha , kayanya aku harus coba main-main ke Purwokerto deh.

    ReplyDelete
  8. Aku sering lewatin Purkokerto (stasiunnya aja sih, wkwk) Iyap, pas mudik ke Purworejo, pasti ngelewatin Purwokerto. Gimana wisata di sana Mba? Asik nggak?

    ReplyDelete
  9. Hahaha, ternyata bukan hanya saya yang selalu bingung bedain mana Purwokerto, mana Purwakarta.
    Mungkin bisa dibedain, kalau Jawa Barat seringnya pakai huruf A ya.
    Kalau Jawa tengah pakai O :D
    Mau deehh kapan-kapan explore jateng ke Purwokerto :)

    ReplyDelete
  10. Temen ku yang tinggal di cilacap kalau mau weekend pasti ke purwokerto katanya pirwokerto itu kota kecil tapi cukup nyaman, ak belum pernah sih kesana

    ReplyDelete
  11. ora ngajak ngajak ig.. aku belum pernah sih perjalanan ke purwokerto dari jepara, kan aku langsung kereta dr pekalongan hahaha

    ReplyDelete
  12. Ke Puwakarta Blum pernah nih mba kmrn2 cuma lewatin aja Makin cantik ya wisatanya next bisa aja keluarga traveling kesana

    ReplyDelete
  13. Seru banget acara touring-touring seperti itu Mbak. Jadi banyak pengalamannya coba

    ReplyDelete
  14. Seru banget perjalanannya. Aku belum pernah ke Banyumas dan Purwokerto. Kalau ke Jepara sih udah pernah dan malah pengen ke Jepara lagi.

    ReplyDelete
  15. Macet yg disyukuri hihihi. Tp cobak klok nggak macet bakal nyampek buntu tengah malam ya mbk. Oyaa aku tunggu nih cerita jln2 di banyumas

    ReplyDelete
  16. Pernah waktu mengunjungi sepupu yang tinggal di Gombong, saya berniat mau sekalian ke Purwokerto. Udah pakai nanya-nanya dan bikin rencana. Tapi, gagal karena kebanyakan acara di Gombong. Lain kali, deh. Mudah-mudah masih ada kesempatan ke Purwokerto :D

    ReplyDelete
  17. Aku pernah ke purwokerto tapi cuma sehari dan belum sempat eksplor, padahal pingin banget nyobain kulinernya :((

    ReplyDelete
  18. Kalau gak dipastiin bisa2 salah dibawa ke Purwakarta ya JIah, ytrus bisa ketemuan aku deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah.. memangnya lidya sedang di Purwakarta?

      Delete
    2. Ngapak itu artinya apa Jiah? Aku nggak mgerti

      Delete
  19. Jiah yg berwajah manis pasti pasang wajah jutek n garang, jd pemuda2 yg pake bhs ngapak itu gak berani ganggu2, mati kutu mereka. Aman deh Jiah cs.

    ReplyDelete
  20. Aku penasaran banget loh sama Purwokerto, pengin coba main ke sana sama anak2.
    Kira2 kalau 2 hari 1 malam cukup nggak ya?

    ReplyDelete
  21. Dulu saya jg sering menganggapnya sama hehe...tp semenjak punya tmn yg kalau mudik ke Purwokerto jd ngeh itu tuh beda ya hahaha..

    ReplyDelete
  22. Petualangan banget tengah malam nunggu di mesjid. Mumpung masih muda, ya, Kak. Hehe.

    ReplyDelete
  23. Belum pernah ke Purwokerto, pemandangan alamnya bagus ya mbak. Itu foto paling atas, kayak di luar negeri mbak hihi

    ReplyDelete
  24. Perjalanan ke Purwokertonya aja udah jadi satu cerita seru ya, Jiah, btw emang suka kesel ya kalau disapa-sapa terus tukang ojek, padahal udah tidur ayam

    ReplyDelete
  25. Inget banyumas jd inget es dawet yg terkenal itu
    Btw purwokerto bagus y mb
    Slama inj cm lewat aj n lewatny pas bagian yg kering
    Heheeh
    Mesti buktiin sendiri ini

    ReplyDelete
  26. Cakep yaa, Jia...Purwokerto tuh..
    Bersih dan belum begitu ramai kotanya.

    ReplyDelete
  27. Mungkin ini yah asyiknya jalan tanpa travel gitu, banyak cerita dan kejutan disetiap keputusan yang kita ambil.... hehehe

    ReplyDelete
  28. purwokerto... makasih mba, jadi nambah list aku nih buat backpacker ke Jatim

    ReplyDelete
  29. Bisa dipahami sih kenapa ga booking room dulu mba. Aku juga petnah ngalamin itu, drpd hangus krn tanggung cuma bentaran doang masuknya trus kudu cek out lagi ya hehe

    ReplyDelete
  30. Nasi rames harganya masih Rp 3000? OMG... emang bener-bener murah ya hidup di Jateng

    ReplyDelete
  31. asyik bangeeet Mba plesiran rame-rameee ya...dan itu pemandangannya hijab banget! Can't wait to see the next tour you have

    ReplyDelete
  32. Banyumas, omg selama ini cuma denger namanya. Mba orang sana yah? Ajak dunk mba sekali-kali 😁

    ReplyDelete
  33. Waduh, Banyumas. Aku gak jadi main ke sini waktu tahun lalu. Temenkunya keburu sakit. Semoga bisa segera deh jadi main ke sana

    ReplyDelete
  34. aku salfok sama remaja2 yang rumpi pake bahasa ngapak :D jadi pengen dengerin live :p

    ReplyDelete
  35. Seru banget Jiah kalau ke Puwokerto pengen mampir hehe... dalam setiap perjalanan emang selalu ada kisah ya.

    ReplyDelete
  36. Judulnya perjalanan panjang dan berliku menuju Purwokerto..kalo sari Semarang lebih enak naik kereta sih Jiah. Lebih cepat dan nyaman, nggak nyampe 10 jam

    ReplyDelete
  37. Lah kok sampai 10 jam ya, capek banget ya Ji. Alhamdulillah nyampai dengan selamat meski kudu ganti naik Grabcar

    ReplyDelete
  38. Piknik akhir tahun yeayyy aku juga happy kak. Terlebih kalau rame rame hehe

    ReplyDelete
  39. Kapan itu waktu jalan-jalan ke Purwokerto, aku naik kereta Jiah. Dari Jepara lumayan juga ya ngebis mpe 10 jam. Bisa transit Semarang kalau mau, terus lanjut naik Kamandaka ke Purwokerto tuh.

    ReplyDelete
  40. Aih.. Asyiknya yang bisa jalan-jalan akhir tahun.. Emang ya emak-emak itu tergantung jadwal anaknya juga.. Tapii.. Maaf Mba, emang udah nikah atau anak saudara yang dimaksud? Soalnya gak sengaja baca profil tulisannya masih single.. Hehe.. Malah melit saya ini.. Maapkeunn 😁

    ReplyDelete