Bumbu Sate, Pilih Kacang Atau Bawang?

February 04, 2020

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Kamu suka makan sate? Sate jenis apa? Soal bumbu sate, pilih kacang atau bawang?

Terus terang, saya bukan penggemar sate. Saya lebih suka makan ikan. Biasa, anak pesisir ini. Biar tidak bosan, sesekali bolehlah kita makan sate. Tapi tetap, saat makan harus secukupnya. Sate sendiri masuk dalam salah satu makanan terlezat di dunia, lho. Saya ingat juga kalau Obama juga suka banget sate. Bahkan beberapa waktu lalu di Master Chef Indonesia, salah satu challengenya adalah sate-satean.


Bicara sate, yang paling sering saya coba adalah sate daging ayam, kambing, sapi dan sate kerang. Selain jenis tersebut, rasanya sih belum pernah coba. Namanya makan sate, pasti dong harus ada bumbu untuk melengkapi kenikmatannya. Aslinya banyak banget bumbu sate. Tapi saya biasa makan dengan 2 jenis bumbu, yaitu kacang dan bawang. Kuduanya ini sama-sama enak. Hanya saja untuk daging jenis apa, saya pakai bumbu yang berbeda.

Kalau makan sate ayam, saya biasanya pakai bumbu kacang. Karena beli dan jarang buat sendiri, bumbu yang diberikan itu enggak pedas. Kita bisa saja pesan pedas dengan penambahan irisan cabai dan bawang. Tapi balik lagi ke penjualnya sih kalau soal bumbu.

Jika sate ayam biasanya milih beli daripada buat sendiri, untuk sate daging biasanya malah buat dan bakar sendiri. Paling sering memang saat Hari Raya Kurban. Tapi kadang kalau saudara lagi ngajak makan-makan, ada yang nyembelih kambing. Jadilah kami sekalian makan bersama-sama.

ulek bumbu sate

Untuk bumbu daging kambing atau sapi, kami paling suka pakai bumbu bawang dan kecap. Alasannya, biar lebih segar, apalagi lemaknya daging kambing atau sapi beda dengan daging ayam. Biasanya kami menyiapkan bahan-bahan ini untuk bumbu sate bawang:

  • Merica
  • Bawang Putih
  • Bawang Merah
  • Cabai
  • Tomat
  • Garam
  • Kecap

Cara membuat Bumbu Sate Bawang

bumbu sate daging

  • Haluskan merica dan bawang putih
  • Iris Bawang Merah, Cabai dan tomat. Jumlahnya sesuai selera. Kalau saya, makin banyak makin sedap
  • Bagi merica dan bawang putih halus jadi dua bagian
  • Bagian pertama, tambahkan sedikit kecap dan air. Ini digunakan untuk mengoles sate yang dibakar
  • Bagian kedua, campurkan dengan irisan bawang merah, cabai dan tomat. Tambahkan juga garam. Tak perlu ditambah air karena sudah ada dari tomat
  • Dan sate bumbu bawang siap dinikmati!

Kalau makan sate, paling cocok dipadukan dengan lontong. Meski saya tim nasi, tapi rasanya enak saja kalau dimakan dengan lontong atau ketupat.

Oh iya, waktu dolan ke Lasem Rembang, saya pernah coba Sate Srepeh. Rasanya cukup unik karena dalam bumbu satenya menggunakan kemiri dan asam jawa. Karena saya suka malas bikin sate ayam sebab harus nusuk-nusuk dan iris tipis, akhirnya saya coba resepnya dan jadilah Ayam Bumbu Srepeh. Pernah juga ke Madura dan sempat cobain sate asli sana. Rasanya enak. Hanya menurut saya bumbunya tidak semanis sate Madura yang ada di Jawa Tengah. Lidah Jawa kan memang lebih suka rasa manis pedas.

Semoga di kesempatan lain, saya bisa coba sate khas daerah seperti Sate Klathak, Sate Maranggi, Sate Lilit, atau mungkin Sate Kere. Bisa sih bikin sendiri dengan resep dari internet. Tapi kan lebih enak kalau bisa makan dari daerah asalnya biar tahu bagaimana rasa aslinya.

Kalau kalian, suka juga makan sate? Paling suka sate dari mana dan pakai bumbu apa? Share cerita kalian ya! Sampai jumpa. Happy blogging!

You Might Also Like

3 komentar

  1. Tim bawang doooong. Makasih infonya mba jiah..

    ReplyDelete
  2. Bisa dicoba juga sate padang Mbak. Bumbunya beda banget dari yang lain. Seperti kuah kari tapi kental gitu.

    ReplyDelete
  3. Aku sukanya sambal bawang merah kecap kasi rawit n tomat seger ji, itu beneran bikin tambah nafsu makan
    Klo kacang lebih ngenyangin

    ReplyDelete