Jiah My Id

The Power of Anak Kampung

Powered by Blogger.

Mantra Hebat

“Kakak! Kamu dimana?”


Aku tertawa geli mendengar suara adikku. Kami main petak umpet dan dia yang jaga. Aku sedang berada di dalam lemari besar tertutup di depan dapur. Aku yakin, adik perempuanku tidak akan menemukanku.


Sesak ternyata didalam sini. Aku keluar saja, toh sepertinya adikku sudah tidak ada. Kudorong pintu dengan kedua tanganku. Astaga! Tidak mau terbuka. Bagaimana ini? Bagaimana kalau Ibu tidak menemukan keberadaanku?

Credit

“Tolong!” teriakku.

Tidak ada yang menyahut. Aku ingin menangis. Kurapal semua mantra yang kuhafal.

“Bismika Allahumma ahya wabismika amuut.”

Pintu kudorong. Tidak ada reaksi. Aku panik, kutendang pintu sambil teriak,

“Allahu Akbar!”

Pintupun terbuka.

“Alhamdulillah!”


Diikutsertakan dalam #FF100Kata

Sehari Tanpa Gadget : Tetep Keren

Gadget, apa sih? Intinya ya sejenis HP, Ipad, Ipod, ngepot *Bukan termasuk, pokoknya yang model gituan deh. Kalau buat aku sendiri, yang paling sering dan tercanggih yang aku punya ya HP. Kemana aja bawa HP, ke kamar mandi sekalipun *Terlalu.


Buat aku sendiri, karena sekarang jadi blogger, suka update status geje, ngetwit acakadut, HP itu seolah menjadi kebutuhan. HPku sendiri sengaja tak beliin paket internet biar bisa pinter, belajar lebih canggih via Universitas Dunia Maya. Maklumlah, aku ini orang desa, lebih-lebih sudah satu setengah tahun tinggal di hutan.


Kerennya lagi, ditempat kerja, TV nggak ada. Jarang main ke rumah tetangga, nggak ada anak-anak unyu yang bisa di cubit. Nggak ada hiburan, melongo jadi tarzan *Hadeh. Jadilah, HP ini satu-satunya hiburan buat ajang gombalin orang :uhuk .


"Ji, lu kan udah lengket banget tuh sama HP, gimana kalau sehari aja kagak pegang HP?"


Wa~ Itu sih nggak masalah selama aku liburan di rumah :uhuk . Ya, kadang dua minggu sekali atau sebulan sekali aku pulang ke rumah. Meski di desa, tapi rumah Bapakku agak kota :uhuk . Akses internet, TV, de el el masih bisa kejangkaulah.


Herannya, justru saat di rumah aku jarang sekali pegang HP. Paling cuma ngecek SMS atau apalah, nggak terlalu heboh kalau pas nginep di tempat kerja. Intinya, sehari tanpa HP pun tak ada masalah :smile . Tetep aja akunya keren gila :smile .


"Lha terus kamu ngapain?"


Kalau posisi di rumah, aku biasanya ngemong Sinta keponakanku yang unyu-unyu kaya penyu.












Gimana nggak gemesss sama dia??? :uhuk
Poto2 itu aku ambil sebelum balik kerja dan sampe nulis ini aku belum pulang :hwa

Habis momong biasanya nge-babu, kalau mau sih :uhuk . Biasa, pagi ke pasar, bantu masak Bu e kalau mau, pokoknya aktifitas nge-babulah :uhuk .


Selain itu aku juga nyempetin habisin buku hadiah-hadiah dari hasil nge-blog yang masih setumpuk *hadew . Habis gimana ya, nggak mungkin aku bawa semua ke tempat kerja. Paling 3-4 biji doang. Jadi ya sebisa mungkin waktu di rumah kudu baca buku. Habis itu ya, gemukin badan dengan tidur :uhuk .


Sore hari, kalau Bapaknya Sinta ada job, kadang ikut bantuin juga sih. Ngapain coba? Jualan es :uhuk . Kaya pas aku nulis Lebaran Ketupat Lagi :smile . Tapi ya jualannya nggak di pantai juga :uhuk .


Intinya, sehari tanpa HP aku bakal mati karena sesungguhnya kematian itu pasti :smile. Lha dulu jaman sekolah kan malah nggak bawa HP. Pernah bawa aja paling buat ngasih tahu orang rumah atau minta di jemput, wes gitu aja :smile .


Tanpa gadget, banyak hal kok yang masih bisa kita kerjakan. Dunia maya ya perlu, tapi kita kan juga hidup di dunia nyata. Manfaatin waktu dengan bersosial ria bersama keluarga. Tanpa HP pun aku masih keren kok, ciyus deh :smile . Kalau nggak percaya, tanya aja tetanggaku :wek


“Tulisan ini ikutan GA keren Sehari Tanpa Gadget di blog Keajaiban Senyuman lhooooo”

Kopi

Vino menyodokan cangkir kopi kepadaku. Moodku benar-benar tidak bagus hari ini.

“Harus berapa kali kukatakan? Aku tidak suka kopi! Kau merusak moodku Vin.”

“Cobalah! Sekali saja. Hujan di luar, aku pikir ini bisa sedikit menghangatkan.”

“Kenapa suka kopi? Pahit tau!”

“Kopi ini tidak terlalu pahit daripada kehidupan yang kita jalani. Dari kopi pahit inilah kita bisa belajar banyak hal. Karena pahit jadi kita bisa merasakan hal manis.”

Udara semakin dingin. Kucoba kopi Vino satu teguk. Pahit! Sementara Vino menandaskan kopi sampai ampasnya.

“Kamu minum ampasnya juga?”

“Enak kok!”

Aku menggeleng tidak percaya.

“Selama minumnya liatin kamu, berasa manis aja Nay.”

Credit

Furniture Jakarta - Butuh Furniture Partikel Board Berkelas? Lunar Furniture Tempatnya!

Dari jaman dahulu, furniture merupakan bisnis yang sangat menjanjikan. Banyak orang luar negeri berbondong-bondong untuk mencari furniture ala Indonesia dengan kayunya yang sangat menarik bagi mereka.


Saat ini furniture hadir dengan berbagai macam pilihan material bahan baku, tak melulu harus kayu jati yang menjadi primadona, pembuatan furniture saat ini telah mulai merambah aneka jenis material bahan baku seperti multipleks, blockboard, teakblock, hingga partikel board. Dewasa ini tidak sedikit dari konsumen-konsumen cerdas yang beralih mempergunakan furniture berbahan baku partikel board dibanding dengan furniture berbahan baku lain dengan konsekwensi harga yang tentu saja merogoh kocek lebih dalam. Selain dari segi pertimbangan harga yang tergolong lebih terjangkau bagi para konsumen, furniture berbahan baku partikel board juga hadir dengan kualitas yang setara dengan harga yang kompetitif. Bahan baku papan yang terbuat dari bahan dasar serbuk bubuk kayu, kualitas partikel board sangat ditentukan oleh kualitas lem yang digunakan untuk merekatkan serbuk-serbuk kayu tersebut. Lunar Furniture, sebagai sebuah perusahaan manufaktur bidang furniture Jakarta menghadirkan aneka produk furniture yang memanfaatkan material partikel board dengan kualitas nomor wahid yang berlapis PVC. Lapisan PVC inilah yang menjadikan tampilan furniture dari Lunar Furniture lebih berkelas dan tentu saja tak meninggalkan kesan elegan. Baik furniture meja kantor atau furniture lemari pakaian untuk segmen rumahan semuanya tetap mampu tampil elegan dengan desain simple yang menarik.



Kuantitas bahan material yang tergolong ringan menjadikan furniture berbahan baku partikel board ini sebagai furniture yang cukup mudah digeser-geser sehingga memudahkan pemilik rumah untuk melakukan penataan ulang interior ruangan supaya tidak lekas bosan. Untuk furniture jenis lemari pakaian, perusahaan trading furniture yang berpusat di wilayah Tangerang ini meluncurkan beberapa tipe lemari yang terdiri atas beberapa tipe, antara lain: LPT 315, LPT 016, LPT 314, LPT 015, LPT 305, LPT 014, dan lain - lain.


Mau gampang mengatur ruangan, pilih saja furniture berbahan  partikel board dijamin tidak capek kalau angkat-angkat, tidak usah keringatan. Buat suasana rumah nyaman, benda-benda di dalamnya pun berkualitas meski bukan furniture kayu. Lunar Furniture ahlinya.

Kopi Pahit

Aneh, secangkir kopi hangat mengepul di atas meja. Biasanya Una Chan membuatkanku secangkir teh. Kenapa hari ini kopi? Mungkinkah Una Chan sudah memahami diriku yang sangat menggilai kopi?

Credit

Kuteguk kopi itu. Ah! Pahitnya luar biasa. Biasanya aku memberikan satu sendok gula dalam cangkirku. Ya, setidaknya ini lebih baik karena Una Chan mau membuatkanku.

“Enak?” tanya Una Chan mengagetkanku.

Not too bad. Terimakasih ya?”

“Sama-sama. Usui Kun, segera habiskan! Setelah ini kencan.”

Aku tersedak. Una Chan mengajakku kencan? Aku tersenyum, kuhabiskan secangkir kopiku.

“Ampasnya jangan diminum!”

Why?

“Untuk masker. Aku harus tampil cantik di depan Yuki Kun saat kencan nanti.”


Sial!

Diikutsertakan dalam #FF100Kata

Cerita Sebelumnya : Bintang Kesebelas

Meningkatkan Page Rank untuk Optimasi SEO dalam Internet Marketing

Kemudahan pemasaran menggunakan media website merupakan satu keuntungan besar bagi suatu bisnis. Kemudahan tersebut didukung pula dengan biaya pemasaran melalui internet marketing dapat dikatakan cukup terjangkau. Dalam strategi internet marketing dikenal istilah SEO (Search Engine Optimization) yang digunakan untuk mengoptimasikan website Anda agar berada pada halaman pertama mesin pencari, misalnya Google. SEO ini memiliki alogaritma sendiri dalam menjalankan sistemnya.


Salah satu faktor untuk menentukan SEO adalah sistem page rank. Apa itu page rank? Sistem juga merupakan sebuah alogaritma yang telah dipatenkan, dengan fungsi untuk menentukan situs web mana yang lebih penting atau populer. Tingkat populer ini dinilai dari semakin banyaknya link yang mengarah pada website, akan semakin tinggi pula page rank yang didapat. Maka dari itu sangat perlu untuk meningkatkan page rank.


Untuk melakukannya tentunya Anda membutuhkan skill dan pengetahuan dalam bidang ini. Namun jika Anda adalah orang yang awam dalam dunia TI, Anda bisa memanfaatkan jasa pengembang website yang saat ini banyak menawarkan produk internet marketing. Sebagaimana Pondok Media yang telah membantu banyak perusahaan atau pun bisnis dengan berbagai background yang berbeda untuk meningkatkan performa perusahaan dengan pemasaran media web. Berbicara mengenai cara meningkatkan page rank, Pondok Media memilki berbagai cara diantaranya, melakukan posting atau update artikel setiap hari, membangun backlink yang berkualitas, blogwaking, dan lain-lain. Dengan cara ini, page rank setiap website klien akan memiliki rank yang bagus dengan predikat website yang berkualitas.




Satu cara inilah yang akan memberikan dampak pada SEO, yang secara otomatis juga akan meningkatkan pengunjung. Satu hal yang lebih diutamakan oleh Pondok Media adalah kualitas artikel tetap terjaga untuk memberikan sajian informasi yang bermanfaat bagi pembaca. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan website, Pondok Media pun memiliki kualitas wahid dalam rancangan desain yang dibuat, sehingga perusahaan ini termasuk ke dalam salah satu web design Indonesia terbaik. 


Bagi Anda yang tidak mau ambil pusing tentang SEO tapi ingin lancar dalam bidang marketing, tidak ada salahnya menghubungi Pondok Media untuk membantu Anda. Page rank Anda naik, website makin ramai pengunjung, uang pun mengalir. Bukankah sangat menyenangkan?

Keperawanan

Kututup telingaku saat mendengar suara jerit anak tetanggaku yang baru lulus SD kemarin. Nilainya ujiannya bagus, kata ibunya. Setiap sekolah pasti mau menerimanya, tidak ada yang mau menolak. Tapi hari ini dia pulang dari tes dengan wajah begitu kusut, air mata kering masih menempel di pipinya. Kakaknya yang juga satu SMP tempat si anak mendaftar bingung menjelaskan masalah apa yang menimpa adiknya.


“Mama! Aku nggak boleh ikut tes Ma! Aku nggak bisa masuk sekolah Kakak!” 

“Siapa sih gurunya? Biar Mama labrak nanti. Emang sayangku ini tes apa?”

“Tes keperawanan Ma. Aku kan nggak perawan!”

“Kamu kan laki-laki, nak.” jelas Mamanya.


Diikutsertakan dalam #FF100Kata